Loading
Kondisi halte Tebet Eco Park, Jakarta Selatan usai ditabrak oleh truk bermuatan. (Ditlantas PMJ)
JAKARTA, ARAHKITA.COM - Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya masih memburu pengemudi truk yang menabrak fasilitas Halte Transjakarta Tebet Eco Park arah Pluit, Jakarta Selatan, pada Kamis (25/6/2026) dini hari. Polisi saat ini mengumpulkan berbagai bukti untuk mengungkap identitas kendaraan dan pengemudi yang melarikan diri usai kejadian.
Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Ojo Ruslani membenarkan adanya insiden tersebut. Menurutnya, petugas tengah melakukan penyelidikan dengan memanfaatkan sejumlah bukti, termasuk rekaman kamera pengawas di sekitar lokasi kejadian.
"Kami sudah menerima informasi terkait kecelakaan tersebut. Saat ini personel di lapangan sedang melakukan penyelidikan, mengumpulkan bukti-bukti, termasuk rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi untuk mengidentifikasi kendaraan dan memburu pengemudi truk yang melarikan diri," katanya.
Berdasarkan laporan yang diterima kepolisian, kecelakaan terjadi sekitar pukul 02.55 WIB. Saat itu sedang dilakukan pengalihan arus lalu lintas karena adanya pekerjaan pengaspalan jalan di sekitar lokasi.
"Jalur reguler ditutup sementara karena adanya pekerjaan pengaspalan jalan, sehingga seluruh kendaraan besar diarahkan masuk ke dalam jalur Transjakarta," katanya.
Beberapa menit sebelum insiden terjadi, petugas yang berjaga di halte mengaku mendengar suara benturan keras ketika sedang mengisi buku besar di dalam loket. Setelah dilakukan pengecekan, diketahui bagian atas atau bak truk dengan muatan yang cukup tinggi tersangkut dan menghantam kanopi serta atap halte.
Usai menabrak halte, truk tersebut tidak berhenti dan langsung meninggalkan lokasi kejadian. Polisi kini berupaya melacak kendaraan tersebut melalui rekaman CCTV dan keterangan para saksi.
Akibat benturan keras itu, Halte Transjakarta Tebet Eco Park mengalami kerusakan cukup serius. Sejumlah fasilitas penting di halte dilaporkan tidak dapat berfungsi setelah kejadian.
"Akibat tabrakan keras tersebut, halte Tebet Eco Park mengalami kerusakan signifikan. Data kerusakan mencakup atap plafon yang jebol di bagian atas pintu C, pintu otomatis C lepas, kaca halte pecah, serta sistem gerbang elektronik (gate) dalam kondisi mati total," jelas Ojo.
Hingga kini, polisi masih terus melakukan penyelidikan untuk menemukan pengemudi truk yang bertanggung jawab atas insiden tersebut sekaligus memastikan proses penanganan hukum berjalan sesuai ketentuan.