Loading
Personel Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur berupaya memadamkan kebakaran gudang milik PT Sayap Mas Utama (SMU) III di kawasan Cakung, Jakarta Timur, Senin (29/6/2026) malam. ANTARA
JAKARTA, ARAHKITA – Kebakaran melanda sebuah gudang di kawasan Cakung, Jakarta Timur pada Senin (29/6) malam hingga Selasa (30/6) dini hari. Sebanyak 80 personel dari Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Timur (Gulkarmat Jaktim) dikerahkan untuk memadamkan api yang membakar gudang milik PT Sayap Mas Utama III.
Kepala Seksi Operasi Sudin Gulkarmat Jakarta Timur, Abdul Wahid, menjelaskan bahwa laporan kebakaran diterima pada pukul 22.35 WIB. Tim langsung bergerak cepat dengan mengerahkan satu unit pemadam sebagai respons awal.
“Api berhasil kami padamkan dengan 16 unit pemadam kebakaran dan 80 personel. Kebakaran diinformasikan Senin malam pukul 22.35 WIB. Api berhasil dipadamkan Selasa dini hari pukul 03.57 WIB,” kata Abdul Wahid saat dikonfirmasi, Selasa.
Petugas tiba di lokasi sekitar pukul 22.48 WIB dan langsung melakukan upaya pemadaman satu menit setelahnya. Namun, besarnya kobaran api membuat proses pemadaman berlangsung cukup lama, hingga sekitar lima jam.
Abdul Wahid menjelaskan bahwa api sempat meluas sebelum akhirnya berhasil dikendalikan. “Api akhirnya berhasil dilokalisasi pada pukul 00.35 WIB. Setelah itu kami masuk ke tahap pendinginan pukul 01.23 WIB untuk memastikan tidak ada titik api yang tersisa,” ujarnya.
Tahap pendinginan dilakukan untuk mencegah kemungkinan api kembali menyala akibat sisa bara di dalam bangunan. Proses pemadaman kemudian dinyatakan selesai pada pukul 03.57 WIB.
Gudang dengan luas sekitar 700 meter persegi tersebut pertama kali diketahui terbakar oleh petugas keamanan yang melihat asap tebal keluar dari bangunan yang dalam keadaan terkunci. Tidak lama kemudian, api membesar dan kejadian tersebut langsung dilaporkan ke petugas pemadam kebakaran.
Hingga kini, penyebab kebakaran masih dalam tahap penyelidikan. Sementara itu, kerugian materiil juga masih didata oleh pihak terkait.
“Tidak ada laporan korban jiwa maupun korban luka dalam insiden tersebut,” tegas Abdul Wahid.
Dengan respons cepat petugas, api akhirnya berhasil dikendalikan sebelum merambat ke bangunan lain di sekitar lokasi kejadian.