Loading
Kondisi krisis air minum bersih saat ini sedang dialami oleh warga Dusun Wolomude, Desa Teka Iku, Kecamatan Kangae. (Foto-Foto: Arahkita/VJ Chabarezy Jr)
MAUMERE, ARAHKITA.COM – Dampak musim kemarau yang sedang melanda wilayah Kabupaten Sikka menyebabkan sebagian wilayah Kabupaten Sikka saat ini mulai mengalami kesulitan air minum bersih,
Kondisi krisis air minum bersih saat ini sedang dialami oleh warga Dusun Wolomude, Desa Teka Iku, Kecamatan Kangae.
ketika disambangi sejumlah wartawan di rumahnya pada Sabtu (9/10/2021) menuturkan ketika musim kemarau tiba mereka mengalami kesulitan untuk mendapatkan air minum bersih.
Mereka harus merogoh kocek untuk membeli air dari mobil tangki dengan kisaran harga mulai dari Rp100.000 hingga Rp 500.000 per tangki. Harga tersebut bervariasi tergantung dari jarak tempuh.
"Saat musim kemarau tiba kami sangat sulit mendapatkan air minum bersih. Jalan satu satunya kami harus beli air tangki dengan harga dari Rp 100.000 hingga Rp 500.000 harganya bervariasi tergantung jarak tempuhnya", ungkap Veneranda.
Baca juga:
Warga Teka Iku Mulai Kesulitan Air Minum Bersih, Beli Air dari Mobil Tangki hingga Rp500 Ribu
Maria Veneranda (47) warga RT 12/ RW 03 Dusun Wolomude, Desa Teka Iku.
Untuk kebutuhan air bersih di musim kemarau, biasanya mereka membeli air tangki mencapai 5 hingga 6 tangki. Walaupun pemakaian air sudah lebih dari hemat tetap saja kekurangan air bersih.
"Air satu tangki itu kata Veneranda kami gunakan untuk minum, mandi dan cuci paling lama satu bulan paling cepat tiga minggu sudah habis terpakai dan kami harus beli lagi, untuk kami di Wolomude ini satu tangki air kami beli dengan Rp 250.000 hingga Rp 300.000", tutur Veneranda.
Kondisi seperti yang dialami oleh warga Wolomude ini juga dialami oleh desa-desa yang lain yang saat ini mengalami kesulitan air bersih.