Ini Alasan Ustadz Abdul Somad Batalkan Ceramah di Tiga Provinsi


  • Senin, 03 September 2018 | 11:16
  • | News
 Ini Alasan Ustadz Abdul Somad Batalkan Ceramah di Tiga Provinsi Ustadz Abdul Somad (UAS) membatalkan rencana ceramah di tiga provinsi. (Kaskus)

PEKANBARU, ARAHKITA.COM - Ustadz Abdul Somad (UAS) membatalkan rencana ceramah di tiga provinsi di Pulau Jawa menyusul intimidasi hingga ancaman yang ia alami di beberapa tempat beberapa waktu terakhir.

Pembatalan itu disampaikan UAS melalui akun instagram @ustadzabdulsomad yang telah terverifikasi. Hingga Senin (3/9/2018) pagi, pernyataan pembatalan tausiyah tersebut mendapat perhatian luas masyarakat.

Sedikitnya hingga pukul 11.15 WIB, 189.766 likes dan 1.0450 komentar yang mayoritas mendukung Ustadz kondang asal Provinsi Riau tersebut tersemat menanggapi pemberitahuan itu.

"Beberapa ancaman, intimidasi, pembatalan dan lain-lain terhadap tausiyah di beberapa daerah seperti Grobobogan, Kudus, Jepara dan Semarang," tulis UAS pada poin pertama pemberitahuannya.

Hal tersebut menurutnya membuat beban panitia penyelenggara semakin berat, serta mengganggu kondisi psikologis jamaah serta dirinya.

"Maka, saya membatalkan beberapa janji di daerah Jawa Timur, Jawa Tengah, Yogyakarta," tulisnya lagi.

IG UAS

UAS merincikan pembatalan tausiyah itu antara lain di Kota Malang, Boyolali, Jombang dan Kediri pada September mendatang. Selanjutnya Yogyakarta pada Oktober serta janji dengan Ustadz Zulfikar di Jawa Timur pada Desember.

"Mohon maaf atas keadaan ini, harap dimaklumi dan mohon doakan selalu," tutup UAS dalam pernyataannya.

UAS merupakan penceramah kondang yang sempat disarankan menjadi Calon Wakil Presiden mendampingi Prabowo oleh Ijtima Ulama beberapa waktu lalu. Namun, UAS menolak dan memilih untuk tetap menjadi Ustadz.

Kendati demikian, beberapa waktu terakhir cukup banyak penolakan-penolakan yang dialami Ustadz sekaligus dosen Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Pekanbaru itu. Tidak jelas alasan pihak-pihak yang menolak kegiatan tausyiah UAS, meskipun UAS sendiri beberapa kali diundang oleh sejumlah perangkat dan elemen negara untuk mengisi tausyiah.

Editor : Farida Denura

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

News Terbaru