Loading
Penyerang sayap Real Madrid Vinicius Junior merayakan golnya ke gawang Benfica. (Real Madrid)
JAKARTA, ARAHKITA.COM - Pelatih Real Madrid, Alvaro Arbeloa, mengecam keras dugaan tindakan rasisme yang menimpa Vinicius Junior dalam laga leg pertama playoff 16 besar Liga Champions UEFA 2025/2026.
Pertandingan yang digelar di Stadion da Luz, Lisabon, Rabu dini hari WIB, sempat dihentikan setelah Vinicius melaporkan insiden tersebut kepada wasit.
“Nol toleransi terhadap rasisme bersifat mutlak bagi kami. Ini sudah tahun 2026, tidak semestinya hal seperti itu terjadi di lapangan sepak bola,” tegas Arbeloa, dikutip dari laman resmi klub, Rabu (18/2/2026).
Protokol Antirasisme Diaktifkan
Insiden bermula setelah Vinicius mencetak gol pada menit ke-50. Pemain asal Brasil itu diduga menerima ucapan bernuansa rasis dari pemain Benfica, Gianluca Prestianni.
Vinicius kemudian melapor kepada wasit Francois Letexier, yang langsung mengaktifkan protokol antirasisme. Laga pun dihentikan sekitar 10 menit.
Namun, saat pertandingan dilanjutkan, tidak ada sanksi yang dijatuhkan kepada Prestianni. Dalam perkembangannya, Prestianni membantah telah mengeluarkan kata-kata rasis.
Meski begitu, Arbeloa tetap berdiri di belakang pemainnya.
Real Madrid Solid Dukung Vinicius
Pelatih berusia 43 tahun itu menegaskan bahwa skuad Los Blancos akan selalu mendukung siapa pun anggota tim yang diperlakukan tidak adil.
“Ketika ada yang bersikap seperti itu terhadap salah satu dari kami, kami akan selalu berdiri untuknya. Kami adalah tim yang solid. Kami akan selalu berjuang bersama,” ujar Arbeloa.
Ia juga menyayangkan bahwa dugaan tindakan rasisme terhadap Vinicius bukan kali pertama terjadi. Menurutnya, pemain yang akrab disapa Vini itu adalah sosok pekerja keras dan selalu menunjukkan semangat juang tinggi di lapangan.
Arbeloa optimistis Vinicius akan terus menjadi pejuang dan tidak gentar menghadapi tekanan.
Peluang Lolos ke 16 Besar Terbuka Lebar
Terlepas dari kontroversi tersebut, kemenangan atas Benfica menjadi modal penting bagi Real Madrid untuk melangkah ke babak 16 besar. Leg kedua akan digelar di Stadion Santiago Bernabeu, Madrid.
Hasil ini sekaligus menjadi ajang balas dendam setelah sebelumnya Real Madrid sempat kalah 2-4 dari Benfica pada fase liga akhir Januari 2026.
Dengan dukungan publik sendiri di Bernabeu, peluang Kylian Mbappe dan rekan-rekan untuk memastikan tiket ke fase gugur semakin terbuka.