Jay Idzes Kecewa, Sassuolo Tumbang Dramatis 1-2 dari Lazio di Menit Akhir


 Jay Idzes Kecewa, Sassuolo Tumbang Dramatis 1-2 dari Lazio di Menit Akhir Bek tengah Sassuolo, Jay Idzes. (Sassuolo)

JAKARTA, ARAHKITA.COM - Pertarungan sengit tersaji saat Sassuolo menghadapi Lazio dalam lanjutan Serie A 2025/2026. Bermain di Stadio Olimpico, Roma, Selasa dini hari WIB, Sassuolo harus pulang dengan tangan hampa usai kalah dramatis 1-2.

Bek sekaligus kapten timnas Indonesia, Jay Idzes, tak bisa menyembunyikan kekecewaannya. Ia menilai timnya gagal tampil optimal, terutama di awal laga.

“Kami meninggalkan lapangan tanpa poin dan itu sangat disayangkan. Pada 20 menit pertama kami tidak bermain dengan baik, berbeda dengan pertandingan-pertandingan sebelumnya,” ujar Idzes, dikutip dari laman resmi klub, Selasa (10/3/2026). 

Awal Buruk dan Banyak Salah Umpan

Sassuolo langsung dikejutkan gol cepat Daniel Maldini saat laga baru berjalan dua menit. Tekanan tuan rumah membuat permainan Sassuolo tidak berkembang, bahkan banyak terjadi salah umpan di lini tengah.

Meski begitu, Sassuolo sempat bangkit. Gol Armand Lauriente pada menit ke-35 memberi harapan sekaligus menyamakan kedudukan menjadi 1-1.

Namun menurut Idzes, kesalahan-kesalahan kecil menjadi faktor krusial kekalahan timnya.

Gol Menit Akhir yang Menyakitkan

Saat laga tampak akan berakhir imbang, petaka datang di menit 90+2. Adam Marusic mencetak gol kemenangan bagi Lazio dan membuat Sassuolo kehilangan satu poin yang sudah di depan mata.

Idzes mengaku sangat kecewa dengan gol penentu tersebut.

“Musim kami penuh dengan naik turun. Kami harus bisa melewati masa-masa sulit dan terus berkembang. Masih ada 10 pertandingan tersisa. Kami ingin memberikan segalanya hingga akhir,” tegas pemain berusia 25 tahun itu.

Fabio Grosso: Energi Tim Sudah Terkuras

Pelatih Sassuolo, Fabio Grosso, menilai gol di menit akhir terjadi saat kondisi fisik anak asuhnya sudah terkuras.

Ia menyesalkan timnya gagal melanjutkan tren kemenangan, setelah sebelumnya meraih tiga kemenangan beruntun di liga.

“Sayang sekali kami tidak bisa melanjutkan tren kemenangan saat melawan tim yang tidak dalam laju yang bagus. Ketika kami tidak dalam performa optimal, lawan memanfaatkan itu,” ujar Grosso.

Klasemen Makin Ketat

Hasil ini membuat Sassuolo tertahan di peringkat sembilan klasemen sementara Serie A dengan 38 poin dari 28 pertandingan. Mereka hanya terpaut satu angka dari Lazio yang menempel di posisi ke-10 dengan 37 poin.

Bagi Lazio, kemenangan ini menjadi tiga poin pertama dalam lima laga terakhir di semua kompetisi. Sementara bagi Sassuolo, kekalahan ini memutus momentum positif yang tengah mereka bangun.

Dengan 10 pertandingan tersisa, persaingan papan tengah Serie A dipastikan makin panas. Konsistensi akan jadi kunci jika Sassuolo ingin menutup musim dengan posisi lebih baik.

Editor : M. Khairul

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Olahraga Terbaru