Rabu, 23 September 2026

Tom Cruise Bicara AI dan Masa Depan Film: Penonton Tetap Ingin Melihat yang Nyata


 Tom Cruise Bicara AI dan Masa Depan Film: Penonton Tetap Ingin Melihat yang Nyata Aktor Tom Cruise. (ANTARA/Instagram/tomcruise)

JAKARTA, ARAHKITA.COM — Perkembangan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) mulai membawa perubahan besar dalam industri perfilman. Namun, aktor sekaligus produser film Tom Cruise meyakini teknologi tersebut tidak akan sepenuhnya menggantikan keinginan penonton untuk menyaksikan sesuatu yang nyata di layar lebar.

Tom Cruise mengatakan perkembangan AI dalam industri film merupakan sesuatu yang tidak bisa dihindari. Meski demikian, ia melihat pengalaman menonton film tetap memiliki unsur manusia yang sulit digantikan teknologi.

"Kalian tahu teknologi (AI) itu akan datang dan itu akan terjadi. Tapi, orang-orang ingin melihat hal-hal yang nyata," kata Cruise seperti dilaporkan Variety, Senin (21/9/2026).

Menurut bintang Mission: Impossible tersebut, perkembangan teknologi seharusnya tidak membuat para kreator berhenti berkarya. Sebaliknya, pembuat film perlu terus menghasilkan cerita dan pengalaman yang mampu menarik penonton.

Cruise melihat capaian box office musim panas tahun ini sebagai salah satu gambaran bahwa minat masyarakat terhadap film dan pengalaman menonton di bioskop masih kuat.

Pendapatan box office Amerika Serikat pada periode 1 Mei hingga Labor Day tahun ini disebut mencapai sekitar 4,76 miliar dolar AS. Angka tersebut menjadi rekor baru untuk periode tersebut.

Bagi Cruise, pencapaian itu menunjukkan bahwa penonton masih menginginkan pengalaman yang melibatkan karya dan kreativitas manusia.

"Orang-orang menginginkan pengalaman itu. Mereka pergi ke bioskop. Saya selalu percaya pada kemanusiaan," ujar Cruise.

Bioskop Dinilai Punya Pengalaman yang Berbeda

Tom Cruise juga menyoroti pengalaman menonton film di bioskop yang menurutnya tidak sekadar berkaitan dengan menyaksikan sebuah cerita di layar.

Ia menilai bioskop mampu mempertemukan orang-orang dalam sebuah pengalaman bersama. Karena itu, pengalaman menonton film di layar lebar memiliki karakter yang berbeda dibandingkan menikmati tayangan secara personal.

"Bentuk seni yang berbeda," kata Cruise ketika menggambarkan pengalaman menonton film di bioskop.

Meski dikenal sebagai salah satu figur yang vokal mendukung keberadaan bioskop, Cruise menegaskan dirinya tidak menentang layanan streaming.

"Saya tidak punya masalah dengan layanan streaming atau apa pun itu," ujarnya.

Tom Cruise dan Cara Tradisional Membuat Film

Seperti dilaporkan NME, Selasa (22/9/2026), Tom Cruise selama ini dikenal sebagai salah satu aktor yang mendukung pendekatan tradisional dalam produksi film.

Ia bahkan dikenal sering melakukan sendiri adegan-adegan aksi dalam film yang dibintanginya. Penggunaan teknologi CGI juga diupayakan seminimal mungkin ketika sebuah adegan dapat dilakukan secara langsung.

Pandangan tersebut sejalan dengan keyakinannya bahwa pengalaman nyata masih memiliki daya tarik tersendiri bagi penonton.

Di tengah semakin berkembangnya AI yang dapat digunakan untuk menghasilkan gambar, suara hingga berbagai elemen dalam produksi film, pernyataan Cruise menegaskan bahwa teknologi bukan satu-satunya faktor yang menentukan pengalaman sinema.

Bagi Cruise, keberadaan manusia, cerita, aksi nyata, serta pengalaman bersama di bioskop masih menjadi bagian penting dari perjalanan sebuah film.

Editor : Farida Denura

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Hiburan Terbaru