Loading
Pesepak bola Persik Kediri Ezra Walian (kiri). (Antara)
JAKARTA, ARAHKITA.COM - Pemanggilan Ezra Walian ke skuad sementara Timnas Indonesia untuk ajang FIFA Series 2026 menjadi kabar membanggakan bagi Persik Kediri. Pelatih Persik, Marcos Reina, tak ragu memberikan apresiasi atas pencapaian sang penyerang yang tampil konsisten sepanjang musim ini.
Ezra masuk dalam daftar 41 pemain pilihan pelatih kepala Timnas Indonesia, John Herdman, untuk memperkuat Garuda di agenda internasional mendatang. Bagi Reina, pemanggilan ini bukan sekadar formalitas, melainkan penghargaan atas performa impresif sang pemain di kompetisi domestik.
“Tidak, saya tidak berbicara dengannya (John Herdman). Saya hanya berbicara dengan Ezra, saya mengucapkan selamat kepadanya,” ujar Reina usai laga melawan Persib Bandung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Senin (9/3/2026).
Musim Terbaik Ezra Walian di Liga 1
Tak berlebihan jika Reina menyebut Ezra layak dipanggil ke timnas. Sepanjang musim ini, pemain berdarah Belanda-Indonesia tersebut tampil tajam dan produktif bersama Persik Kediri.
Dari 23 pertandingan, Ezra membukukan enam gol dan sembilan assist—catatan terbaiknya sejak berkarier di kasta tertinggi sepak bola Indonesia. Torehan ini bahkan melampaui performanya saat debut bersama PSM Makassar pada musim 2018/2019.
Kala itu, Ezra mencetak tiga gol dan satu assist, sekaligus membantu Juku Eja finis sebagai runner-up Liga 1. Kini, kontribusinya semakin matang—tak hanya mencetak gol, tetapi juga membuka ruang dan menciptakan peluang bagi rekan setimnya.
“Ini adalah penghargaan yang bagus untuknya atas musimnya karena dia menjalani musim yang sangat baik, mencetak gol, memberikan assist, jadi dia pantas mendapatkannya. Saya senang untuknya,” tambah Reina.
Persik Tumbang di Kandang Persib
Di sisi lain, Persik harus mengakui keunggulan Persib Bandung dengan skor 0-3 di Stadion GBLA. Tiga gol tuan rumah tercipta lewat dua penalti serta satu gol tambahan di babak kedua.
Hasil tersebut membuat Persib semakin kokoh di puncak klasemen dengan 57 poin, unggul atas Borneo FC yang mengoleksi 53 poin di posisi kedua. Sementara itu, Persik Kediri masih tertahan di peringkat ke-12 dengan 29 poin.
Meski kalah, Reina tetap mengapresiasi semangat juang anak asuhnya.
“Saya pikir kami memainkan pertandingan yang sangat berani di stadion yang sangat sulit. Kami menunjukkan permainan yang bagus dan hampir mencetak gol dalam banyak situasi. Kami mampu menguasai bola dari salah satu tim terbaik di liga, tetapi kami bermain tanpa kepribadian,” jelas pelatih asal Spanyol tersebut.
Momentum Kebangkitan Ezra
Pemanggilan ke Timnas Indonesia bisa menjadi momentum penting bagi Ezra Walian untuk kembali membuktikan kualitasnya di level internasional. Dengan performa yang sedang menanjak, publik tentu berharap kontribusinya tak berhenti di level klub.
Jika mampu menjaga konsistensi, bukan tak mungkin Ezra akan menjadi salah satu tumpuan lini depan Garuda dalam agenda internasional sepanjang 2026.