Kimi Antonelli Ukir Sejarah, Jadi Pole Sitter Termuda Formula 1 di GP China


 Kimi Antonelli Ukir Sejarah, Jadi Pole Sitter Termuda Formula 1 di GP China Kimi Antonelli mencetak sejarah sebagai pole sitter termuda Formula 1. (Formula1)

JAKARTA, ARAHKITA.COM – Dunia Formula 1 kembali menyaksikan lahirnya sejarah baru. Pembalap muda Mercedes, Kimi Antonelli, tampil luar biasa dengan menjadi pole sitter termuda sepanjang sejarah F1 setelah mencatat waktu tercepat pada sesi kualifikasi Grand Prix China 2026.

Pembalap asal Italia berusia 19 tahun itu mencatatkan waktu 1 menit 32,064 detik, unggul 0,222 detik dari rekan setimnya, George Russell, yang akan memulai balapan dari posisi kedua.

Catatan tersebut langsung memecahkan rekor lama yang sebelumnya dipegang Sebastian Vettel, yang meraih pole position pada Grand Prix Italia 2008 saat berusia 21 tahun 73 hari. Sementara Antonelli berhasil mencetak sejarah baru pada usia 19 tahun 6 bulan 17 hari.

Antonelli mengaku sangat senang dengan hasil yang diraihnya, terutama setelah melalui sesi Sprint yang tidak berjalan mulus.

“Saya merasa sangat senang. Ini sesi yang bagus dan cara yang baik untuk menutup hari setelah Sprint yang cukup sulit,” ujar Antonelli seperti dikutip dari laman resmi Formula 1, Sabtu (14/3/2026).

Tetap Fokus ke Balapan

Meski baru saja menorehkan rekor bersejarah, Antonelli memilih untuk tidak larut dalam euforia. Ia menegaskan fokus utamanya kini adalah balapan utama Grand Prix China, yang dinilai membuka peluang besar baginya untuk meraih hasil maksimal.

Menurutnya, posisi start dari pole position tentu memberikan keuntungan, tetapi balapan tetap akan penuh tantangan.

“Tentu ada banyak antusiasme, tapi fokus saya sudah ke balapan besok karena ada peluang besar dan saya ingin memaksimalkannya,” katanya.

Tetap Tenang di Sesi Penentuan

Pada sesi Q3, Antonelli sempat melihat Russell mengalami masalah teknis di lintasan. Namun pembalap muda itu mampu menjaga konsentrasi dan tidak terpengaruh situasi di sekitarnya.

Ia memilih tetap tenang untuk memastikan lap terbaiknya tetap maksimal.

“Saya melihat dia mengalami masalah, tapi saya mencoba tetap fokus dan tetap tenang untuk mencatatkan putaran yang bagus. Pada akhirnya itu berhasil,” ujar Antonelli.

Start dan Ban Jadi Kunci

Menatap balapan utama, Antonelli menilai start yang bersih akan menjadi faktor penting. Hal ini menjadi perhatian khusus setelah dirinya mengalami start kurang baik pada Sprint Race sebelumnya.

Selain itu, ia juga mengingatkan bahwa manajemen ban bisa menjadi tantangan besar di lintasan Shanghai.

Graining ban diperkirakan cukup tinggi, sehingga strategi dan pengelolaan ban akan sangat menentukan jalannya balapan.

“Saya rasa start akan menarik. Saya ingin melakukan start yang bersih karena kecepatan mobil cukup baik,” katanya dikutip Antara.

“Kami juga harus mengelola ban sebaik mungkin karena graining bisa cukup parah. Tapi yang paling penting adalah start yang bersih, lalu kita lihat bagaimana jalannya balapan.”

Dengan performa impresif di kualifikasi, Antonelli kini menjadi sorotan sebagai bintang muda baru Formula 1. Banyak pihak menantikan apakah pembalap Mercedes tersebut mampu mengubah pole position bersejarah ini menjadi kemenangan di lintasan.

Editor : Farida Denura

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Olahraga Terbaru