Pep Guardiola Tak Pernah Bosan Juara, Manchester City Rebut Piala Liga Inggris Kelima


 Pep Guardiola Tak Pernah Bosan Juara, Manchester City Rebut Piala Liga Inggris Kelima Pelatih Manchester City Josep Pep Guardiola. (Manchester City)

JAKARTA, ARAHKITA.COM - Pelatih Pep Guardiola menegaskan dirinya tak pernah bosan merasakan manisnya trofi, setelah membawa Manchester City menjuarai EFL Cup untuk kelima kalinya.

City menang 2-0 atas Arsenal dalam laga final yang digelar di Stadion Wembley, Senin dini hari WIB. Kemenangan ini sekaligus menjadi trofi pertama The Citizens pada musim 2025/26.

“Saya masih menikmatinya. Hari ini adalah tantangan nyata dan tidak ada yang memberi kami apa pun dengan mudah,” ujar Guardiola dikutip dari laman resmi klub, Senin (23/3/2026).

Dwigol Nico O’Reilly Tentukan Kemenangan

Kunci kemenangan City hadir lewat aksi gemilang Nico O’Reilly. Gelandang muda itu mencetak dua gol dalam rentang empat menit pada awal babak kedua.

Guardiola bahkan mengaku sempat tak percaya timnya mampu tampil dominan melawan Arsenal di paruh kedua laga.

“Di babak kedua, saya bahkan tidak percaya kami bisa melakukan itu melawan Arsenal, tapi kami melakukannya,” katanya.

Trofi ini menjadi yang ke-19 bagi Guardiola sejak menangani Manchester City. Delapan tahun lalu, gelar pertamanya bersama City juga datang dari ajang yang sama, saat mengalahkan Arsenal pada 2018.

Energi Baru dari Para Pemain Muda

Bagi sejumlah pemain City, final ini menjadi pengalaman pertama mereka di laga puncak. Nama-nama seperti James Trafford, Abdukodir Khusanov, Nico O’Reilly, hingga Antoine Semenyo merasakan atmosfer final besar bersama City.

Guardiola menilai pengalaman tersebut penting untuk membangun mental juara timnya.

“Ada banyak pemain yang merasakan pengalaman pertama, dan itu bagus. Itu memberi kami keyakinan bahwa kami bisa melakukannya,” ujar mantan pelatih Barcelona dan Bayern Munich itu.

Fokus ke Piala FA dan Liga Inggris

Setelah memastikan gelar Carabao Cup 2025/26, Manchester City kini memasuki jeda internasional dengan penuh percaya diri.

Mereka masih berpeluang menambah trofi musim ini, termasuk di perempat final Piala FA melawan Liverpool. Di Liga Inggris, persaingan juga belum sepenuhnya tertutup meski Arsenal masih unggul sembilan poin dan memiliki satu laga lebih banyak.

Guardiola menegaskan kemenangan di final tak akan berdampak langsung pada persaingan liga, namun bisa menjadi dorongan mental saat Arsenal bertandang ke Etihad.

“Jika mereka kehilangan poin, kami akan mencoba memenangi pertandingan kami dan kita lihat nanti apa yang terjadi,” pungkasnya.

Dengan satu trofi sudah di tangan, Manchester City kembali menegaskan statusnya sebagai kekuatan dominan sepak bola Inggris di era Guardiola.

Editor : M. Khairul

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Olahraga Terbaru