Loading
Pesepak bola Pesebaya Surabaya Milos Raickovic (kanan) berebut bola dengan pesepak bola Persis Solo Dodi Alekvan Djin (kiri) pada pertandingan BRI Super League 2025-2026 di Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah, Sabtu (9/5/2026). (ANTARA FOTO/MOHAMMAD AYUDHA)
JAKARTA, ARAHKITA.COM – Pertandingan antara Persebaya Surabaya dan Persis Solo berlangsung ketat hingga peluit panjang dibunyikan. Duel pekan ke-32 Super League di Stadion Manahan, Solo, Sabtu (9/5/2026), berakhir tanpa gol.
Meski skor kacamata menghiasi laga, kedua tim sebenarnya memiliki sejumlah peluang berbahaya. Namun, penyelesaian akhir yang kurang maksimal membuat pertandingan berakhir imbang 0-0.
Hasil ini membuat Persebaya masih tertahan di peringkat kelima klasemen sementara dengan koleksi 52 poin dari 32 pertandingan. Bajol Ijo kini hanya terpaut satu angka dari posisi empat besar.
Sementara itu, Persis Solo tetap berada di peringkat ke-16 dengan 28 poin dari 32 laga. Laskar Sambernyawa masih harus berjuang keras untuk menjauh dari ancaman degradasi karena hanya terpaut tiga poin dari zona aman.
Persis Lebih Menekan di Awal Babak Kedua
Memasuki babak kedua, Persis langsung tampil agresif. Baru lima menit laga berjalan, tuan rumah mendapat peluang melalui situasi bola mati. Bola liar di kotak penalti berhasil disambar Althaf Indie, tetapi upaya tersebut gagal membuahkan gol setelah membentur pemain bertahan Persebaya.
Tekanan kembali datang pada menit ke-59. Dusan Mijic mencoba peruntungan lewat tendangan bebas dari luar kotak penalti. Bola sempat mengarah ke gawang, tetapi masih melambung di atas mistar yang dikawal Andhika Ramadhani.
Melihat tekanan Persis semakin intens, pelatih Persebaya melakukan perubahan strategi. Gali Freitas dan Dimas Wicaksono dimasukkan untuk menggantikan Koko Ari dan Bruno Moreira demi menambah daya dobrak serangan.
Meski terus ditekan, lini belakang Persebaya tampil disiplin. Gustavo Fernández dan rekan-rekannya mampu meredam sejumlah serangan berbahaya dari tuan rumah dikutip Antara.
Persebaya Nyaris Mencuri Kemenangan
Persebaya bukan tanpa peluang. Pada menit ke-72, Milos Raickovic mengirim bola kepada Francisco Rivera yang kemudian memberikan umpan matang ke Mikael Tata di dalam kotak penalti. Namun, sepakan Tata masih mampu diblok barisan pertahanan Persis.
Peluang terbaik Bajol Ijo datang menjelang akhir pertandingan, tepatnya pada menit ke-89. Francisco Rivera melepaskan tendangan keras yang sempat membentur kaki Luka Dumanic. Bola berubah arah, tetapi tetap gagal berbuah gol kemenangan.
Hingga laga usai, kedua tim harus puas berbagi satu poin dalam pertandingan yang berlangsung sengit dan penuh tekanan tersebut.