Loading
Pebulu tangkis tunggal putri Indonesia Thalita Ramadhani Wiryawan. (PBSI)
JAKARTA, ARAHKITA.COM - Pebulu tangkis tunggal putri Indonesia Thalita Ramadhani Wiryawan bertekad memperkuat kondisi fisiknya setelah langkahnya terhenti di babak 32 besar Malaysia Masters 2026, Rabu (20/5/2026).
Bertanding di Axiata Arena, Kuala Lumpur, Thalita harus mengakui keunggulan wakil India, Ashmita Chaliha, dalam dua gim langsung dengan skor 16-21 dan 13-21.
Kekalahan tersebut menjadi bahan evaluasi penting bagi pemain berusia 18 tahun itu. Thalita menilai dirinya masih memiliki banyak kekurangan, terutama dari segi fisik, setelah menjalani dua turnamen beruntun yang cukup menguras tenaga.
Baca juga:
Indonesia tanpa Wakil Tunggal Putri di Orleans Masters 2026, Ini Daftar Lengkap Skuad Merah Putih"Saya menyadari saya masih banyak kurangnya terutama dari segi fisik dan dua turnamen ini cukup terasa. Jadi pulang dari sini pasti akan terus meningkatkan fisik, kekuatan dan tekniknya. Saya akan lebih giat berlatih," ujar Thalita, dikutip dari keterangan resmi PBSI.
Selain faktor kebugaran, Thalita juga menilai lawannya tampil lebih siap dan matang dalam menerapkan strategi permainan.
Ia mengakui kesulitan menjaga pertahanan sehingga banyak serangan Ashmita yang berhasil menembus dan menghasilkan poin.
"Saya mengakui lawan hari ini lebih siap. Kekuatannya lebih matang sementara saya kurang dalam menjaga pertahanan. Itu membuat serangan lawan banyak tembus," kata Thalita.
Sebelum tampil di Malaysia Masters 2026, Thalita juga turun di Thailand Open 2026. Dalam turnamen tersebut, ia berhasil menembus babak 16 besar sebelum akhirnya kalah lewat pertandingan rubber game dari unggulan ketiga asal Thailand, Ratchanok Intanon.
Meski belum mampu melangkah jauh dalam dua turnamen terakhir, pengalaman menghadapi pemain-pemain top dunia menjadi modal penting bagi Thalita untuk terus berkembang. Dengan usia yang masih sangat muda, pemain masa depan Indonesia itu bertekad meningkatkan fisik, kekuatan, dan teknik agar bisa tampil lebih kompetitif di turnamen-turnamen berikutnya.