Loading
Pebulu tangkis Indonesia Anthony Sinisuka Ginting mengembalikan kok ke arah pebulu tangkis Belgia Julien Carraggi pada babak 32 besar Daihatsu Indonesia Masters 2026 di Istora Senayan, Jakarta, Rabu (21/1/2026). ANTARA FOTO/Sulthony Hasanuddin/wsj.
JAKARTA, ARAHKITA.COM – Tim bulu tangkis Indonesia dipastikan tidak memiliki wakil di sektor tunggal putri pada turnamen Orleans Masters 2026 yang akan digelar di Orleans, Prancis, pada 17–22 Maret 2026.
Kepastian ini terjadi setelah pebulu tangkis muda Indonesia Thalita Ramadhani Wiryawan memutuskan mundur dari turnamen tersebut.
Pelatih tunggal putri Indonesia, Imam Tohari, menjelaskan bahwa keputusan ini diambil dengan mempertimbangkan faktor keselamatan perjalanan menuju lokasi pertandingan.
“Thalita Ramadhani Wiryawan diputuskan untuk tidak tampil pada Orléans Masters 2026 dengan mempertimbangkan faktor keamanan dan keselamatan dalam perjalanan menuju lokasi turnamen,” ujar Imam Tohari dalam keterangan resmi PBSI, Minggu (15/3/2026).
Konflik Timur Tengah Jadi Pertimbangan
Absennya Thalita berkaitan dengan situasi keamanan perjalanan internasional yang sedang menjadi perhatian, terutama akibat meningkatnya konflik antara Amerika Serikat dan Iran di kawasan Timur Tengah.
Kondisi tersebut membuat perjalanan menuju Eropa menjadi salah satu faktor yang dipertimbangkan secara serius oleh tim pelatih dan federasi.
Dengan mundurnya Thalita, Indonesia kini tidak memiliki perwakilan di sektor tunggal putri dalam turnamen BWF Super 300 tersebut.
Indonesia Turunkan 10 Wakil di Empat Sektor
Meski tanpa tunggal putri, Indonesia tetap mengirim 10 wakil untuk bersaing di Orleans Masters 2026. Para pemain akan bertanding di empat sektor: tunggal putra, ganda putra, ganda putri, dan ganda campuran.
Di sektor tunggal putra, Indonesia menurunkan dua pemain:
Sementara di sektor ganda putra, terdapat tiga pasangan yang siap bersaing:
Pada sektor ganda putri, Indonesia diwakili dua pasangan:
Adapun di sektor ganda campuran, Indonesia menurunkan tiga pasangan:
Dengan komposisi tersebut, harapan Merah Putih tetap tertuju pada sektor ganda dan tunggal putra untuk meraih prestasi di turnamen pemanasan menuju rangkaian kompetisi BWF berikutnya dikutip Antara.
Orleans Masters sendiri merupakan salah satu turnamen penting di kalender BWF Super 300 yang kerap menjadi ajang pemanasan bagi para pemain elite sebelum tampil di turnamen besar Eropa lainnya.