Sinner Tersingkir Dramatis di Roland Garros 2026, Cerundolo Cetak Kejutan Besar


 Sinner Tersingkir Dramatis di Roland Garros 2026, Cerundolo Cetak Kejutan Besar Petenis Italia Jannik Sinner beraksi dalam pertandingan babak ketiga Mutua Madrid Open 2026 melawan petenis Denmark Elmer Moller di stadion Caja Magica, Madrid, Spanyol, Minggu (26/4/2026). Mutua Madrid Open

JAKARTA, ARAHKITA.COM – Roland Garros 2026 menghadirkan kejutan besar. Petenis nomor satu dunia, Jannik Sinner, harus angkat koper lebih cepat setelah kalah dramatis dari petenis Argentina Juan Manuel Cerundolo pada babak kedua, Kamis (28/5/2026) waktu setempat.

Sinner sebenarnya tampil meyakinkan di awal pertandingan. Ia bahkan sempat berada di ambang kemenangan setelah unggul 5-1 pada set ketiga. Namun situasi berubah drastis ketika petenis Italia itu mulai mengalami masalah fisik dan terlihat kesulitan bergerak akibat kram.

Momentum pertandingan pun berbalik total.

Cerundolo yang sebelumnya kesulitan mengimbangi permainan agresif Sinner perlahan menemukan celah. Petenis peringkat 56 dunia itu memanfaatkan kondisi lawannya dan akhirnya menang lewat pertarungan lima set dengan skor 3-6, 2-6, 7-5, 6-1, 6-1.

“Ini pertandingan yang sulit baginya. Saya bahkan tidak bisa memenangi lebih dari tiga gim di dua set awal, jadi mungkin saya sedikit beruntung,” ujar Cerundolo seperti dikutip ATP.

Sinner sempat dua kali gagal menutup pertandingan. Ia juga meminta medical timeout saat kedudukan 5-4 di set ketiga. Setelah kembali ke lapangan, kondisinya terlihat semakin menurun.

Sejak momen itu, Cerundolo tampil dominan. Ia bahkan merebut 18 dari 20 gim terakhir untuk memastikan salah satu kejutan terbesar musim tenis 2026.

Kemenangan tersebut membuat Cerundolo mencatat sejarah tersendiri. Ia menjadi petenis putra pertama yang mampu menyingkirkan unggulan teratas di Grand Slam lapangan tanah liat sebelum babak ketiga sejak Karol Kucera pada tahun 2000.

Meski menang, Cerundolo tetap menunjukkan rasa hormat kepada lawannya.

“Dia sebenarnya pantas memenangkan pertandingan ini. Saya merasa kasihan melihat kondisinya dan berharap dia segera pulih,” katanya.

Kekalahan ini terasa makin menyakitkan bagi Sinner karena Roland Garros merupakan satu-satunya gelar Grand Slam yang belum berhasil ia raih. Petenis berusia 24 tahun itu sebelumnya datang ke Paris dengan performa luar biasa, termasuk mencatat 30 kemenangan beruntun sepanjang musim 2026.

Sinner juga baru saja menyapu bersih lima gelar ATP Masters 1000 musim ini dan digadang-gadang berpeluang besar menyelesaikan Career Grand Slam.

Masalah fisik sebenarnya bukan hal baru bagi Sinner musim ini. Pada Australian Open 2026, ia juga sempat mengalami gangguan serupa saat menghadapi Eliot Spizzirri. Namun kala itu, aturan cuaca panas membuat atap Rod Laver Arena ditutup sehingga ia mampu memulihkan kondisi dan memenangkan pertandingan.

Situasi berbeda terjadi di Roland Garros. Tidak ada kesempatan bagi Sinner untuk benar-benar memulihkan stamina.

Walau kesulitan bergerak, Sinner masih sempat memperlihatkan kualitas pukulan forehand khasnya. Namun Cerundolo tampil cerdas dengan terus memainkan drop shot untuk memaksa lawannya bergerak lebih jauh.

Kekalahan ini sekaligus menambah kenangan pahit Sinner di Lapangan Philippe-Chatrier. Tahun lalu, ia juga harus menelan kekecewaan setelah gagal memanfaatkan match point saat menghadapi Carlos Alcaraz di final.

Sinner pun meninggalkan Paris dengan catatan menang-kalah 37-3 sepanjang musim 2026.

Menariknya, tersingkirnya Sinner membuat persaingan Roland Garros tahun ini semakin terbuka. Apalagi Carlos Alcaraz juga absen akibat cedera pergelangan tangan dikutip Antara.

Dalam sembilan Grand Slam terakhir, gelar juara selalu dimenangi Sinner atau Alcaraz. Kini, peluang munculnya juara baru di turnamen major kembali terbuka untuk pertama kalinya sejak Australian Open 2024.

Sementara itu, Cerundolo sukses melangkah ke babak ketiga Grand Slam untuk pertama kalinya dalam kariernya. Pada laga berikutnya, ia akan menghadapi petenis Spanyol Martin Landaluce atau petenis Ceko Vit Kopriva.

Editor : Farida Denura

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Olahraga Terbaru