Mbappe Bidik Golden Boot saat Prancis Hadapi Inggris, Deschamps Pastikan Sang Bintang Tampil


 Mbappe Bidik Golden Boot saat Prancis Hadapi Inggris, Deschamps Pastikan Sang Bintang Tampil Penyerang Real Madrid Kylian Mbappe. (Realmadrid.com)

JAKARTA, ARAHKITA.COM – Pertandingan perebutan peringkat ketiga Piala Dunia bukan sekadar soal medali perunggu bagi Kylian Mbappe. Penyerang andalan Prancis itu masih memiliki satu target besar: merebut penghargaan Golden Boot sebagai pencetak gol terbanyak turnamen. Pelatih Didier Deschamps pun memastikan sang bintang siap diturunkan saat menghadapi Inggris dalam laga yang juga menjadi pertandingan terakhirnya bersama Les Bleus.

Mbappe Masih Punya Peluang Rebut Golden Boot

Didier Deschamps menegaskan fokus timnya adalah menutup turnamen dengan hasil terbaik. Selain mengincar kemenangan atas Inggris, Prancis juga ingin membantu Mbappe mempertahankan peluang meraih Golden Boot.

"Saya memiliki tugas sebagai pelatih kepala untuk melakukan segala yang saya bisa demi mencapai tujuan besok. Saya berharap kami bisa melakukannya, dan kami harus menunjukkan seluruh upaya untuk itu," ujar Deschamps, dikutip dari ESPN, Sabtu (18/7/2026).

Mbappe tampil impresif sepanjang Piala Dunia dengan koleksi delapan gol. Jumlah itu sama dengan Lionel Messi, namun penyerang Prancis masih berada di posisi kedua karena kalah dalam perhitungan assist.

Karena gol pada laga perebutan peringkat ketiga tetap masuk dalam perhitungan top skor, duel melawan Inggris menjadi kesempatan emas bagi Mbappe untuk menyalip Messi sekaligus membawa pulang penghargaan Golden Boot.

Deschamps Lakukan Rotasi di Laga Perpisahan

Meski memastikan Mbappe bermain, Deschamps mengungkapkan akan melakukan sejumlah perubahan dalam susunan pemain.

Pelatih yang menangani Prancis sejak 2012 itu menyebut keputusan rotasi sudah dipertimbangkan, meski belum ingin mengungkap detailnya kepada publik.

"Saya tidak ingin mengkhianati pembicaraan yang saya lakukan dengan para pemain. Saya belum memiliki semua elemennya, tetapi ya, saya akan mengganti beberapa pemain," katanya.

Pertandingan menghadapi Inggris juga menjadi momen emosional karena menjadi laga terakhir Deschamps sebagai pelatih tim nasional Prancis.

"Saya tahu ini adalah pertandingan terakhir dan saya tidak ingin ada yang menangis. Tim nasional Prancis, dengan semua yang menyertainya dalam kehidupan profesional saya, adalah hal terindah yang pernah terjadi kepada saya," tutur Deschamps.

Konate: Kami Tetap Harus Hormati Seragam Prancis

Bek Prancis Ibrahima Konate mengakui timnya kecewa gagal mencapai final. Namun, ia menegaskan pertandingan perebutan posisi ketiga tetap memiliki arti penting bagi seluruh pemain.

Menurut Konate, mengenakan seragam tim nasional Prancis adalah sebuah kehormatan yang harus dijaga hingga pertandingan terakhir.

"Memang itu bukan tujuan kami. Kami ingin bermain di final, tetapi kami tetap mewakili Prancis. Merupakan impian banyak orang mengenakan seragam ini dan menyanyikan Marseillaise, karena itu kami harus menghormati seragam yang kami kenakan," ujarnya.

Dengan motivasi mempertahankan harga diri tim dan peluang Mbappe merebut Golden Boot, duel Prancis melawan Inggris dipastikan tetap berlangsung menarik meski bukan partai final.

Editor : Farida Denura

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Olahraga Terbaru