Ilustrasi logo Google Gemini AI. ANTARA/google.com
JAKARTA, ARAHKITA.COM – Persaingan teknologi kecerdasan buatan (AI) semakin sengit. Google mencatat pencapaian besar setelah aplikasi Gemini menembus angka 1 miliar pengguna aktif bulanan di seluruh dunia.
CEO Google Sundar Pichai mengumumkan pencapaian tersebut melalui unggahan di platform X. Menurut Pichai, Gemini menjadi salah satu produk Google dengan pertumbuhan tercepat yang berhasil mencapai tonggak tersebut.
Capaian ini juga membuat Gemini menjadi produk Google ke-14 yang menembus 1 miliar pengguna. Yang menarik, angka tersebut secara khusus berasal dari penggunaan aplikasi Gemini, bukan gabungan pengguna yang mengakses Gemini melalui berbagai layanan Google lainnya.
Baca juga:
Indonesia Jadi Negara Paling Kreatif Gunakan AI Visual, Warga Ciptakan 9 Juta Gambar Setiap HariGemini Mulai Mengejar ChatGPT
Lonjakan pengguna Gemini memperlihatkan semakin ketatnya persaingan di industri AI generatif.
Sebelumnya, ChatGPT milik OpenAI telah mencapai 1 miliar pengguna aktif bulanan pada Mei 2026 berdasarkan estimasi Sensor Tower. Dengan demikian, Gemini kini berada di level yang sama dengan ChatGPT dalam hal jumlah pengguna bulanan.
Namun, angka tersebut perlu dibaca secara hati-hati karena masing-masing perusahaan dan lembaga riset dapat menggunakan metodologi pengukuran yang berbeda.
Meski begitu, pertumbuhan Gemini tetap menjadi sinyal penting. Dalam waktu relatif singkat, Google berhasil membawa layanan AI-nya ke skala penggunaan yang sangat besar.
Bukan Sekadar Chatbot
Salah satu kekuatan Gemini adalah ekosistem Google yang luas.
Gemini telah hadir dalam berbagai produk dan layanan perusahaan, termasuk Google Search, Workspace, Android, serta aplikasi Gemini sendiri. Integrasi tersebut membuat AI semakin dekat dengan aktivitas digital sehari-hari pengguna dikutip Antara.
Google juga terus memperluas kemampuan Gemini dengan menghadirkan model dan fitur baru. Salah satunya adalah Gemini 3.5 Flash, yang dikembangkan untuk menangani kebutuhan seperti pengkodean dan tugas-tugas yang berkaitan dengan agen AI.
Artinya, Gemini tidak hanya diarahkan sebagai chatbot untuk menjawab pertanyaan. Google juga ingin menjadikannya asisten AI yang mampu membantu pengguna menyelesaikan berbagai pekerjaan.
Pengguna Gemini Banyak Memanfaatkan Fitur Suara
Pertumbuhan Gemini juga didukung perubahan cara orang berinteraksi dengan AI.
Google mencatat sekitar 63 persen pengguna Gemini memilih berbicara langsung dengan asisten AI menggunakan fitur suara. Data ini menunjukkan bahwa interaksi dengan AI semakin bergeser dari sekadar mengetik pertanyaan menuju percakapan yang lebih natural.
Penggunaan Gemini untuk membuat gambar juga terus meningkat. Google menyebut pengguna menghasilkan lebih dari 150 juta gambar setiap hari melalui layanan tersebut.
Angka ini menunjukkan bahwa AI generatif tidak lagi hanya digunakan untuk mencari informasi atau membuat teks. Kemampuan menghasilkan gambar, memahami suara, membantu pekerjaan dan mendukung berbagai aktivitas kreatif ikut mendorong popularitasnya.
Lebih dari 100 Juta Pengguna di iOS
Pertumbuhan Gemini juga tidak hanya terjadi di ekosistem Android.
Google mengatakan Gemini kini memiliki lebih dari 100 juta pengguna aktif di perangkat iOS. Angka tersebut memperlihatkan bahwa layanan AI Google mampu menjangkau pengguna di luar ekosistem perangkat miliknya sendiri.
Di sisi lain, Google juga mencatat pertumbuhan besar pada fitur AI di Search. AI Mode di Google Search telah melampaui 1 miliar pengguna aktif bulanan secara global, terpisah dari angka pengguna aplikasi Gemini.
Menjelang Era Baru Perangkat Google
Pencapaian 1 miliar pengguna Gemini datang tidak lama setelah Google mengumumkan kinerja kuartal kedua 2026 dan menjelang agenda Made by Google.
Momentum tersebut diperkirakan menjadi kesempatan bagi Google untuk memperkenalkan lebih banyak fitur berbasis Gemini, termasuk pada perangkat Pixel.
Dengan semakin banyaknya pengguna dan semakin dalamnya integrasi AI ke berbagai produk, persaingan Google dan OpenAI pun memasuki babak baru.
Bagi pengguna, kompetisi ini justru menawarkan keuntungan. Google dan OpenAI memiliki dorongan semakin kuat untuk menghadirkan model AI yang lebih cepat, pintar, multimodal, dan mudah digunakan.
Satu hal yang kini semakin jelas: AI bukan lagi teknologi yang hanya digunakan oleh kalangan tertentu. Dengan Gemini dan ChatGPT yang sama-sama telah mencapai skala 1 miliar pengguna bulanan, AI mulai menjadi bagian dari kebiasaan digital masyarakat global.