IHSG Menguat Tipis, Pasar Sambut Positif Laporan Keuangan Emiten Kuartal III


 IHSG Menguat Tipis, Pasar Sambut Positif Laporan Keuangan Emiten Kuartal III Layar menampilkan pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (27/10/2025). ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/agr​​​​​​

JAKARTA, ARAHKITA.COM — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali dibuka menguat pada perdagangan Selasa (4/11/2025), di tengah optimisme pelaku pasar terhadap laporan keuangan emiten kuartal III yang mayoritas menunjukkan kinerja solid.

IHSG naik tipis 0,87 poin atau 0,01 persen ke level 8.275,95. Sementara itu, indeks LQ45 yang berisi saham-saham unggulan justru terkoreksi 0,63 poin atau 0,07 persen ke posisi 843,35.

Menurut riset harian CGS Sekuritas, tren penguatan IHSG masih berpeluang berlanjut dengan kisaran support di 8.210–8.145 dan resistance di 8.340–8.405. “Pasar merespons positif kombinasi sentimen domestik dan global, terutama hasil kinerja keuangan perusahaan publik yang dirilis sepanjang kuartal III-2025,” tulis tim riset tersebut.

Sentimen Positif dari Dalam Negeri

Sejumlah indikator ekonomi nasional turut memperkuat sentimen pasar. Inflasi Oktober 2025 tercatat 0,28 persen (mtm) atau 2,86 persen (yoy), menunjukkan stabilitas harga yang terjaga. Sementara itu, Purchasing Managers’ Index (PMI) Manufaktur Indonesia naik ke level 51,2—menandakan ekspansi sektor industri.

Selain itu, neraca perdagangan September 2025 mencatatkan surplus mencapai 4,34 miliar dolar AS, memperlihatkan fundamental ekonomi yang masih kuat.

Faktor Global Berpengaruh

Dari mancanegara, pelaku pasar turut mencermati data ekonomi Amerika Serikat (AS). Indeks manufaktur ISM (Manufacturing PMI) turun ke 48,7 pada Oktober, menandai delapan bulan berturut-turut sektor manufaktur AS mengalami kontraksi. Penurunan aktivitas produksi dan pesanan baru menambah kekhawatiran akan perlambatan ekonomi Negeri Paman Sam.

Pasar kini menunggu rilis data Job Openings and Labor Turnover Survey (JOLTS) AS yang akan menjadi acuan penting bagi kebijakan lanjutan bank sentral AS, The Federal Reserve (The Fed).

Bursa Global Bergerak Variatif

Pada perdagangan Senin (3/11), bursa Eropa bergerak bervariasi. Indeks Euro Stoxx 50 naik 0,30 persen, DAX Jerman menguat 0,73 persen, sementara FTSE 100 Inggris turun 0,16 persen dan CAC 40 Prancis terkoreksi 0,14 persen.

Di Wall Street, indeks Dow Jones melemah 0,48 persen ke level 47.336,68, namun S&P 500 dan Nasdaq Composite masing-masing menguat 0,17 persen dan 0,44 persen.

Pergerakan bursa Asia pagi ini juga beragam. Indeks Nikkei naik 49,66 poin (0,09 persen) ke 52.480,80, Hang Seng menguat tipis 35,64 poin (0,02 persen) ke 26.194,50, sementara Shanghai turun 2,64 poin (0,08 persen) ke 3.974,25, dan Strait Times melemah 8,29 poin (0,18 persen) ke 4.436,07.

Dengan kombinasi faktor positif dari kinerja emiten, stabilitas ekonomi domestik, serta harapan terhadap kondisi global yang terkendali, pasar diperkirakan masih memiliki peluang untuk mempertahankan momentum penguatan dalam jangka pendek.

Editor : Farida Denura

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Ekonomi Terbaru