Loading
Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan, I Nyoman Radiarta (tengah). (BPPSDM KP)
JAKARTA, ARAHKITA.COM - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) resmi membuka rekrutmen sebanyak 3.000 tenaga kerja lokal untuk mendukung operasional program Budi Daya Udang Terintegrasi atau Integrated Shrimp Farming (ISF) di Waingapu, Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur. Program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah menyiapkan sumber daya manusia (SDM) terampil sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Rekrutmen tersebut difokuskan bagi masyarakat lokal yang akan mendapatkan pendidikan dan pelatihan khusus sebelum terjun langsung ke kawasan tambak udang terintegrasi di Desa Palakahembi, Kecamatan Pandawai.
Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BPPSDM KP), I Nyoman Radiarta, menyampaikan bahwa langkah ini merupakan bentuk komitmen KKP dalam membangun industri perikanan yang berkelanjutan berbasis pemberdayaan masyarakat setempat.
“Rekrutmen ini resmi kami buka untuk menyiapkan SDM lokal yang kompeten dan siap kerja. Kami mendapat mandat langsung dari Menteri Kelautan dan Perikanan agar putra-putri terbaik Sumba Timur dibekali keterampilan teknis, sertifikasi, serta standar kerja yang sesuai dengan kebutuhan industri tambak udang terintegrasi Waingapu,” ujar Nyoman dalam keterangan resmi di Jakarta, Selasa (10/2/2026).
Melalui program kelas khusus, peserta akan dipersiapkan untuk mengisi berbagai posisi strategis, mulai dari operator anak kolam, teknisi budi daya udang, teknisi mesin tambak, laboran kesehatan udang, hingga tenaga panen parsial. Proses pelatihan dirancang secara terpadu melalui pembelajaran teori, praktik lapangan, serta magang di tambak mitra dengan kurikulum berbasis standar operasional ISF.
Dukungan penuh juga datang dari Pemerintah Kabupaten Sumba Timur. Bupati Sumba Timur Umbu Lili Pekuwali menilai program ini sebagai peluang emas bagi generasi muda untuk memperoleh pekerjaan berkualitas di daerahnya sendiri.
“Kesempatan kerja berskala besar kini hadir di tanah Sumba. Kami ingin anak-anak daerah bisa bekerja, berkembang, dan membangun masa depan tanpa harus meninggalkan kampung halaman,” kata Umbu Lili.
Pemkab Sumba Timur bersama dinas terkait, camat, serta satuan pendidikan SMA dan SMK setempat aktif mendorong lulusan muda agar berpartisipasi dalam program tersebut.
Program ISF di Sumba Timur merupakan bagian dari strategi nasional peningkatan produksi udang yang dicanangkan KKP. Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono sebelumnya menyatakan bahwa kawasan Waingapu memiliki potensi besar untuk menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di wilayah timur Indonesia.
Pendaftaran peserta kelas khusus dibuka mulai 10 Februari 2026 dan dilakukan secara daring. Peserta yang lolos seleksi akan mengikuti pelatihan tanpa dipungut biaya serta berpeluang langsung bekerja di kawasan tambak udang terintegrasi Waingapu setelah dinyatakan kompeten.
Informasi lengkap terkait persyaratan, materi pelatihan, alur pendaftaran, hingga tahapan seleksi dapat diakses melalui Microsite Project Waingapu BPPSDM KP. Masyarakat juga dapat menghubungi Contact Center BPPSDM KP melalui WhatsApp di nomor 0821-1814-096 untuk mendapatkan informasi lebih lanjut.