Kinerja Moncer 2025, IIF Raup Laba Rp185,3 Miliar dan Naikkan Dividen


 Kinerja Moncer 2025, IIF Raup Laba Rp185,3 Miliar dan Naikkan Dividen Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Indonesia Infrastructure Finance (IIF) di Jakarta, Rabu (29/4/2026). (ANTARA/HO-IIF)

JAKARTA, ARAHKITA.COM — Di tengah tekanan ekonomi global dan regulasi yang semakin ketat, PT Indonesia Infrastructure Finance (IIF) justru menunjukkan performa impresif sepanjang 2025. Perusahaan pembiayaan infrastruktur ini berhasil mencatat pertumbuhan laba bersih sebesar 51 persen, mencapai Rp185,3 miliar.

Capaian tersebut telah disahkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada akhir April lalu. Tak hanya itu, pemegang saham juga menyetujui pembagian dividen tunai sebesar Rp74 miliar atau setara Rp29,1 per saham. Angka ini mencerminkan payout ratio 40 persen, meningkat dari tahun sebelumnya yang berada di level 35 persen.

Presiden Direktur & CEO IIF, Rizki Pribadi Hasan, menjelaskan bahwa pertumbuhan ini tidak lepas dari strategi efisiensi yang dijalankan perusahaan. Salah satunya melalui penurunan cost of funds, yang memungkinkan IIF menawarkan skema pembiayaan dengan harga lebih kompetitif.

“Kami juga terus memperkuat manajemen risiko, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta menghadirkan inovasi produk baru. Hal ini membuat IIF tetap adaptif dan siap menjawab kebutuhan sektor infrastruktur yang terus berkembang,” ujarnya.

Tak hanya dari sisi laba, kinerja operasional IIF juga menunjukkan tren positif. Pendapatan bunga bersih tumbuh 44 persen menjadi Rp536 miliar, sementara total aset meningkat 5 persen menjadi Rp15,4 triliun.

Fokus ke Depan: Pendanaan dan ESG

Memasuki 2026, IIF tidak berhenti berakselerasi. Perusahaan mulai memperkuat struktur pendanaan dengan memperoleh fasilitas sebesar Rp1,3 triliun dari berbagai lembaga keuangan, baik domestik maupun internasional. Bahkan, IIF menargetkan tambahan pendanaan hingga Rp5 triliun sepanjang tahun ini.

Di sisi pembiayaan, IIF juga aktif mendukung sektor strategis. Salah satunya melalui komitmen pembiayaan sebesar Rp485,6 miliar untuk sektor infrastruktur kesehatan—sebuah langkah yang dinilai krusial dalam meningkatkan kualitas layanan publik.

Selain pembiayaan, lini advisory IIF juga terus berkembang. Perusahaan mendapatkan mandat baru dari sejumlah klien, termasuk dalam implementasi standar Environmental, Social, and Governance (ESG) bertaraf internasional.

Penghargaan dan Komitmen Jangka Panjang

Sepanjang 2025, IIF berhasil meraih berbagai penghargaan, baik dari institusi dalam negeri maupun internasional. Pengakuan tersebut mencakup bidang ESG, inovasi pendanaan, pembiayaan proyek, hingga pengembangan sumber daya manusia.

Ke depan, IIF menegaskan komitmennya untuk terus berkolaborasi dengan berbagai pihak—mulai dari lembaga keuangan, investor, hingga pelaku usaha. Peran IIF diposisikan sebagai pelengkap bagi sektor perbankan dan pasar modal dalam mendorong pembiayaan infrastruktur nasional dikutip Antara.

Dividen dan Imbal Hasil Tambahan

Selain pembagian dividen, RUPST juga menyetujui pembayaran imbal hasil sebesar Rp27,7 miliar atas Surat Berharga Perpetual yang diterbitkan pada 2023. Pembayaran ini akan dilakukan secara bertahap, yakni pada Juli 2026 dan Januari 2027.

Editor : Farida Denura

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Ekonomi Terbaru