Aktris Legendaris Prancis Brigitte Bardot Tutup Usia di Umur 91 Tahun


 Aktris Legendaris Prancis Brigitte Bardot Tutup Usia di Umur 91 Tahun Aktris legendaris Prancis Brigitte Bardot. (ANTARA/www.brigitte-bardot.fr)

JAKARTA, ARAHKITA.COM — Dunia perfilman internasional berduka. Aktris legendaris Prancis Brigitte Bardot meninggal dunia pada usia 91 tahun setelah menjalani perawatan medis di sebuah rumah sakit di Toulon, Prancis selatan, sejak November lalu.

Kabar wafatnya Bardot disampaikan secara resmi oleh Brigitte Bardot Foundation dan dikutip dari media Eropa, Euronews Minggu (28/12/2025). Yayasan tersebut menyebut kepergian Bardot meninggalkan duka mendalam, tidak hanya bagi dunia seni, tetapi juga bagi gerakan perlindungan hewan internasional yang selama puluhan tahun menjadi fokus hidupnya.

Dalam pernyataannya, yayasan mengenang Bardot sebagai sosok aktris dan penyanyi kelas dunia yang dengan sadar meninggalkan gemerlap ketenaran demi mengabdikan diri sepenuhnya pada kesejahteraan hewan.

Dikenal luas dengan julukan “BB”, Brigitte Bardot merupakan ikon besar perfilman dunia pada era 1950-an. Namanya melesat dan menjadi simbol budaya Prancis sekaligus ikon global sejak awal kariernya di layar lebar, termasuk lewat film Le Trou Normand (1952).

Lahir dari keluarga borjuis di Paris, Bardot sejak kecil memiliki ketertarikan kuat pada seni, terutama musik dan tari. Popularitasnya mulai tumbuh ketika ia terpilih menjadi model pada usia 15 tahun. Tak lama kemudian, ia merambah dunia film dan membintangi sejumlah produksi pada awal 1950-an, sebelum akhirnya menjajal karier di Amerika Serikat.

Puncak ketenarannya datang lewat film And God Created Woman (1956) arahan sutradara Roger Vadim. Film tersebut memicu kontroversi global karena menampilkan sisi sensual perempuan secara terbuka—sesuatu yang dianggap revolusioner pada masanya. Dari sinilah Bardot dikenal sebagai simbol pembebasan dan keberanian perempuan.

Sepanjang dua dekade kariernya, Brigitte Bardot tercatat membintangi sekitar 28 film. Namun, pada puncak popularitasnya, ia memilih mundur dari dunia hiburan dan memulai “kehidupan kedua” sebagai aktivis hak-hak hewan.

Melalui yayasan yang ia dirikan, Bardot secara vokal menentang perburuan anjing laut, eksperimen laboratorium terhadap hewan, hingga pengiriman hewan ke luar angkasa. Dalam sebuah wawancara pada ulang tahunnya yang ke-73 pada 2007, ia pernah berkata bahwa penderitaan seekor hewan jauh lebih berarti baginya dibanding kejayaan masa lalu sebagai bintang film.

Atas dedikasinya tersebut, pemerintah Prancis menganugerahkan Legion of Honour—penghargaan tertinggi negara—pada 1985.

Ucapan belasungkawa juga datang dari Presiden Prancis Emmanuel Macron. Melalui unggahan di media sosial X, Macron menyebut Brigitte Bardot sebagai sosok yang merepresentasikan kehidupan yang bebas dan menjadi legenda besar yang pengaruhnya melampaui batas Prancis.

“Film-filmnya, suaranya, ketenarannya, inisial namanya, dukanya, dan kecintaannya pada hewan—Brigitte Bardot mewujudkan kehidupan yang bebas. Kami berduka atas wafatnya legenda abad ini,” tulis Macron dilansir Antara.

Kepergian Brigitte Bardot menandai berakhirnya sebuah era, namun warisan budaya dan kemanusiaannya akan terus hidup, baik di layar perak maupun dalam perjuangan membela makhluk yang tak bersuara.

Editor : Farida Denura

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Hiburan Terbaru