Loading
Aktris dan model Cara Delevingne yang turut membintangi film "Club Kid". (ANTARA/Instagram-caradelevingne)
JAKARTA, ARAHKITA.COM – Perusahaan distribusi film independen A24 berhasil mengamankan hak distribusi global film komedi keluarga “Club Kid” setelah memenangkan persaingan sengit dengan sejumlah studio besar dalam ajang Cannes Film Festival 2026.
Menurut laporan media hiburan internasional The Hollywood Reporter,, Senin (18/5/2026) A24 unggul atas beberapa nama besar industri film seperti Netflix, Searchlight Pictures, Focus Features, hingga Mubi dalam perebutan hak distribusi film tersebut.
Kesepakatan bisnis itu disebut bernilai delapan digit dolar Amerika Serikat dan proses negosiasinya ditangani oleh UTA Independent Film Group. Tingginya minat distributor disebut dipicu oleh sambutan positif yang diterima “Club Kid” saat diputar perdana di program “Un Certain Regard”, salah satu kategori bergengsi di Festival Film Cannes yang dikenal menampilkan karya sinema dengan pendekatan artistik dan eksperimental.
Baca juga:
Film Mother Mary Tayang di Indonesia 24 April 2026, Anne Hathaway Tampil sebagai Bintang Pop“Film ini mendapat respons yang sangat positif sejak pemutaran perdananya di Cannes, sehingga banyak distributor langsung memburu hak distribusinya,” tulis laporan The Hollywood Reporter.
“Club Kid” menjadi debut film panjang komedian sekaligus kreator film Jordan Firstman. Dalam proyek ini, Firstman tidak hanya menjadi sutradara, tetapi juga menulis skenario dan memerankan tokoh utama.
Selain Jordan Firstman, film tersebut turut dibintangi model dan aktris Cara Delevingne, aktor Diego Calva, serta pendatang baru Reggie Absolom.
Cerita “Club Kid” berpusat pada kehidupan seorang promotor pesta klub malam di New York yang mendadak harus mengubah gaya hidupnya setelah mengetahui dirinya memiliki seorang anak yang selama ini tidak pernah ia kenal.
Film ini juga melibatkan produser pemenang Oscar untuk film Anora, yakni Alex Coco, bersama Galen Core, Ryan Heller, dan Michael Bloom.
Saat ini, A24 masih menyusun strategi distribusi internasional untuk sejumlah wilayah di luar jaringan utama mereka, termasuk kawasan Skandinavia melalui Nordisk Film serta Jerman dan Austria lewat Leonine.