Netflix Akuisisi Startup AI Milik Ben Affleck Rp10,5 Triliun, Sang Aktor Kini Jadi Penasihat Senior


 Netflix Akuisisi Startup AI Milik Ben Affleck Rp10,5 Triliun, Sang Aktor Kini Jadi Penasihat Senior Momen pernikahan Jennifer Lopez dan Ben Affleck. Instagram/jlo

JAKARTA, ARAHKITA.COM – Netflix semakin serius memperkuat teknologi kecerdasan buatan (AI) di industri perfilman. Raksasa layanan streaming itu resmi mengakuisisi InterPositive, startup AI yang didirikan aktor sekaligus sutradara Ben Affleck, dengan nilai mencapai 587 juta dolar AS atau sekitar Rp10,5 triliun (kurs Rp17.942 per dolar AS).

Langkah ini bukan sekadar transaksi bisnis. Ben Affleck juga bergabung dengan Netflix sebagai penasihat senior untuk membantu pengembangan teknologi AI yang tetap mengutamakan kreativitas para sineas.

Kabar tersebut dikonfirmasi Netflix melalui laporan Formulir 10-Q yang disampaikan kepada Komisi Sekuritas dan Bursa (SEC) Amerika Serikat. Mengutip Variety, Jumat (17/7/2026), proses akuisisi telah rampung sejak Maret 2026.

AI untuk Membantu Sineas, Bukan Menggantikan

InterPositive didirikan pada 2022 dengan visi menghadirkan teknologi AI yang mendukung proses produksi film tanpa mengambil alih peran kreator.

Teknologi yang dikembangkan startup ini mampu memanfaatkan rekaman harian produksi (daily footage) untuk mempercepat proses pascaproduksi, seperti pencampuran gambar, pencahayaan ulang adegan, hingga penambahan efek visual. Pendekatan tersebut dilakukan tanpa menghasilkan visual baru secara generatif.

Ben Affleck menegaskan bahwa perkembangan teknologi seharusnya menjadi alat pendukung bagi para pembuat film.

"Dari penemuan gambar bergerak hingga transisi ke digital, dari motion capture hingga produksi virtual, teknologi selalu berkembang bersama para seniman yang menggunakannya," kata Affleck.

Tim InterPositive Bergabung ke Netflix

Melalui akuisisi ini, sebanyak 16 insinyur, peneliti, dan tenaga kreatif dari InterPositive resmi bergabung dengan Netflix.

Kedua pihak sepakat bahwa pengembangan AI harus dilakukan secara bertanggung jawab dengan tetap menempatkan pembuat film sebagai pusat proses kreatif.

Netflix: AI Mempercepat Produksi, Bukan Menggantikan Manusia

Co-CEO Netflix, Ted Sarandos, mencontohkan penggunaan AI dalam serial dokumenter The American Experiment. Menurutnya, teknologi tersebut mampu menghasilkan rangkaian gambar hampir dua kali lebih cepat dengan biaya sekitar 50 persen lebih rendah dibanding metode sebelumnya.

Meski demikian, Sarandos menegaskan Netflix tidak memiliki tujuan menggantikan karya kreatif manusia dengan teknologi AI generatif. Sebaliknya, AI diposisikan sebagai alat untuk meningkatkan efisiensi sekaligus memberi ruang lebih besar bagi kreativitas para sineas.

Editor : Farida Denura

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Hiburan Terbaru