Selasa, 27 Januari 2026

Ini Alasan Artis Hollywood Lakukan Gerakan “Mawar Putih”


 Ini Alasan Artis Hollywood Lakukan Gerakan “Mawar Putih” Mawar putih.(Foto: google.co.id)

NEW YORK, ARAHKITA.COM – Penyelenggaraan Grammy Awards ke-60 di Madison Square Garden, New York, telah berlalu beberapa hari lalu. Namun perhelatan paling bergengsi untuk dunia musik itu menyimpan sejumlah cerita menarik dan inspiratif.

Hampir semua artis yang menghadiri perhelatan itu datang dengan membawa mawar putih. Tak peduli artis perempuan atau laki-laki. Sejumlah artis seperti Lady Gaga, Cardi B, Kesha, Rita Ora, dan Cyndi Lauper yang menghadiri Grammy mengenakan mawar putih atau pakaian putih untuk mengungkapkan solidaritas mereka (grammy.com).

Ada apa? Artis Hollywood sedang mengadakan gerakan perlawanan terhadap pelecehan seksual yang dialami oleh sejumlah artis perempuan di Hollywood yang terbongkar akhir 2017.

Efek dari itu muncullah gerakan Time's Up. Gerakan ini melawan pelecehan seksual yang didirikan pada tanggal 1 Januari 2018 oleh selebriti Hollywood sebagai tanggapan atas efek Weinstein dan #MeToo (Wikipedia).

Para artis yang datang ke perhelatan Grammy Awards memberikan dukungan terhadap gerak Time’s Up itu dengan membawa mawar putih. "Luar biasa bagaimana dunia berputar ke arah yang baru," kata Rita Ora tentang gerakan tersebut seperti ditulis bbc.com. "Semakin banyak suara yang bersatu, semakin kuat segalanya."

Bintang pop Pink membawa keluarganya ke perhelatan tersebut, termasuk putrinya Willow, di samping suaminya Carey Hart dan ibunya Judith Moore. Keluarga penyanyi ini tak lupa membawa mawar putih sebagai bentuk dukungan terhadap gerakan tersebut.

Salah seorang artis asal Selandia Baru, Lorde, mengatakan, “Bersukacitalah! Saatnya sudah tiba bagi kita untuk berani bersikap untuk menyingkirkan para penindas. Kemenangan akan segera bersemi.”

Gerakan mawar putih untuk Grammy diawali oleh dua eksekutif industri musik, Meg Harkins dan Karen Rait. Keduanya memilih mawar putih karena secara historis bunga itu melambangkan harapan, perdamaian, simpati dan perlawanan. Keduanya meminta para artis untuk menambah nama sebagai pendukung gerakan tersebut karena mereka percaya dunia akan mendengar apa yang mereka perjuangkan.

Gerakan artis Hollywood melawan pelecehan seksual terhadap pekerja film sebelumnya juga dilakukan saat Golden Globe ke-75 digelar pekan pertama Januari 2018. Saat itu, para selebriti yang datang umumnya mengenakan kostum berwarna hitam dan berbicara tentang pelecehan dan penyerangan seksual.(WLH)

 

 

 

Editor : Farida Denura

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Hiburan Terbaru