Selasa, 13 Januari 2026

​Keajaiban si Kuning: Mengapa Kunyit Jadi Rahasia Sehat dari Alam?


 ​Keajaiban si Kuning: Mengapa Kunyit Jadi Rahasia Sehat dari Alam? Ilustrasi - Minuman yang dibuat dari madu dan kunyit. (Istockphoto/Antaranews)

​SIAPA yang tidak kenal kunyit? Rempah berwarna kuning cerah ini bukan cuma bikin masakan jadi sedap, tapi sudah lama jadi "bintang utama" dalam dunia pengobatan herbal. Namun, apa kata sains tentang kehebatannya?

​Meghan Pendleton, M.S., RD, seorang ahli diet terdaftar sebagaimana dikutip dalam siaran Eating Well pada Sabtu (10/1/2026), menjelaskan bahwa kekuatan utama kunyit terletak pada kurkuminoid. Di dalam kelompok senyawa ini, terdapat kurkumin, zat aktif yang paling banyak diteliti karena dampak positifnya yang luar biasa bagi tubuh.

​Yuk, kita bedah satu per satu manfaatnya yang mengalir dari ujung kepala hingga ujung kaki!

​1. Senjata Ampuh Melawan Peradangan

​Tubuh kita sering mengalami peradangan tersembunyi. Menurut Emily Niswanger, M.S., RDN, kurkumin bekerja dengan cara menekan jalur penyebab respons inflamasi di dalam tubuh. Tak hanya itu, kurkumin juga berperan sebagai antioksidan yang "menyapu" radikal bebas perusak sel.

​2. Penolong Setia untuk Nyeri Sendi

​Bagi mereka yang sering mengeluhkan sendi kaku atau arthritis, kunyit bisa jadi solusi alami. Erin Kenney, M.S., RDN mengungkapkan bahwa kurkumin dapat menghambat peradangan pada sendi sesempurna beberapa obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID). Bedanya? Kunyit lebih ramah di perut tanpa efek samping seperti kantuk atau sembelit.

​3. Jantung Lebih Sehat, Aliran Darah Lancar

​Kesehatan pembuluh darah adalah kunci jantung yang kuat. Kurkumin membantu meningkatkan fungsi endotel (lapisan pembuluh darah) dan mencegah oksidasi kolesterol jahat (LDL). Menariknya, konsumsi kunyit secara rutin selama lebih dari 12 minggu diketahui dapat membantu menstabilkan tekanan darah sistolik.

​4. Perut Nyaman, Pencernaan Lancar

​Sering merasa kembung atau punya masalah usus? Kunyit bisa membantu menyeimbangkan mikrobioma usus Anda. Ia mendorong pertumbuhan bakteri baik dan membantu produksi empedu untuk mencerna lemak. Ini berita bagus bagi penderita sindrom iritasi usus besar (IBS).

​5. Perlindungan untuk Otak

Meski masih memerlukan penelitian lebih lanjut pada manusia, kurkumin menunjukkan potensi besar dalam melindungi otak dari kerusakan oksidatif yang memicu penurunan daya ingat dan penyakit neurodegeneratif.​

Tips Mengonsumsi Kunyit agar Maksimal

Agar manfaatnya terserap sempurna oleh tubuh, para ahli menyarankan:

  • Padukan dengan Lemak Sehat: Konsumsi kunyit bersama makanan yang mengandung lemak (seperti alpukat atau minyak zaitun) agar kurkumin lebih mudah diserap.
  • ​Lebih Segar Lebih Baik: Meghan Pendleton mengingatkan bahwa mengonsumsi kunyit dalam bentuk rempah utuh jauh lebih aman dan nikmat dibanding suplemen dosis tinggi yang sangat terkonsentrasi.

​Hal yang Perlu Diperhatikan (Waspada Efek Samping)

​Walaupun alami, bukan berarti tanpa risiko. Beberapa orang mungkin merasa mual atau kembung jika dosisnya terlalu tinggi. Selain itu, Anda harus berkonsultasi dengan dokter sebelum rutin mengonsumsi suplemen kunyit jika:

  • ​Sedang hamil atau menyusui.
  • ​Memiliki riwayat batu ginjal atau gangguan kantung empedu.
  • ​Sedang mengonsumsi obat pengencer darah, obat diabetes, atau antasida.

​Kesimpulannya, kunyit adalah investasi kesehatan jangka panjang yang murah dan mudah ditemukan. Masukkan sedikit "si kuning" ke dalam menu harian Anda, dan rasakan perubahannya!

Resep Membuat Minuman Kunyit

Tentu! Membuat minuman kunyit sendiri di rumah jauh lebih sehat karena Anda bisa mengatur tingkat kemanisannya. Resep Kunyit Asam Segar ini dirancang untuk memaksimalkan penyerapan kurkumin sekaligus memberikan rasa yang nikmat.

​Berikut adalah resep simpelnya:

​Resep Kunyit Asam Segar (Peningkat Imun)

​Minuman ini menggabungkan kunyit dengan sedikit lada hitam (opsional tapi disarankan) karena senyawa piperine dalam lada hitam dapat meningkatkan penyerapan kurkumin hingga 2.000%.

​Bahan-bahan:

  • ​100 gram kunyit segar (pilih yang tua, cuci bersih, dan kupas).
  • ​50 gram asam jawa (buang bijinya).
  • ​100 gram gula merah/gula semut (bisa dikurangi jika ingin lebih sehat).
  • ​1 liter air.
  • 1/4 sdt garam (untuk menyeimbangkan rasa).
  • Sejumput lada hitam bubuk (rahasia agar manfaatnya terserap maksimal).

​Cara Membuat:

  • ​Haluskan Kunyit: Parut atau blender kunyit dengan sedikit air, kemudian peras dan ambil sarinya.
  • Rebus Air: Masukkan air sari kunyit ke dalam panci, tambahkan sisa air, asam jawa, dan gula merah.
  • ​Masak hingga Mendidih: Rebus dengan api sedang sambil diaduk hingga gula larut dan aroma wanginya keluar.
  • ​Tambahkan Sentuhan Akhir: Masukkan garam dan sejumput lada hitam. Aduk rata, lalu matikan api.
  • ​Saring & Sajikan: Saring minuman ke dalam gelas atau botol kaca.

​Tips Penyajian:

  • Versi Hangat: Cocok diminum di pagi hari untuk menenangkan perut.
  • Versi Dingin: Tambahkan es batu untuk kesegaran maksimal di siang hari yang terik.

​Satu catatan kecil: Karena kunyit bisa meninggalkan noda kuning pada blender atau tangan, Anda bisa menggunakan sarung tangan plastik saat mengupasnya dilansir Antara.

Editor : Patricia Aurelia

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Herbal Medicine Terbaru