Loading
Kapal berbendera Prancis jadi sasaran 'tembakan peringatan' di Hormuz. (Ilustrasi AI)
JAKARTA, ARAHKITA.COM – Ketegangan di kawasan Timur Tengah kembali meningkat setelah sebuah kapal kontainer berbendera Prancis dilaporkan menjadi sasaran tembakan peringatan saat melintasi Selat Hormuz, Sabtu (18/4/2026).
Kapal yang dioperasikan oleh perusahaan pelayaran global CMA CGM itu mengalami kerusakan ringan dalam insiden tersebut. Meski begitu, seluruh awak kapal dilaporkan selamat dan tidak mengalami luka.
Informasi yang dihimpun dari laporan kantor berita internasional menyebutkan, insiden terjadi di wilayah perairan utara Kumzar, Oman—salah satu titik strategis di jalur pelayaran paling sibuk di dunia.
Baca juga:
AS dan Iran Teken MoU Secara Elektronik untuk Akhiri Perang, Kesepakatan Resmi Dijadwalkan di SwissMeski sempat menimbulkan kekhawatiran, tidak ada laporan pencemaran laut akibat kejadian ini. Aktivitas kapal juga tetap berjalan normal, dengan kerusakan hanya terjadi pada sebagian kontainer.
Namun, insiden ini bukan kejadian tunggal. Sejumlah kapal lain, termasuk Everglade, juga dilaporkan mengalami penembakan serupa dikutip Antara.
Situasi ini berkaitan dengan keputusan Iran yang kembali menutup Selat Hormuz. Pemerintah Teheran menyebut langkah tersebut sebagai respons atas blokade yang dilakukan Amerika Serikat terhadap pelabuhan-pelabuhan mereka.
Selat Hormuz sendiri merupakan jalur vital perdagangan energi dunia. Gangguan sekecil apa pun di kawasan ini berpotensi memicu dampak besar, mulai dari lonjakan harga minyak hingga ketidakstabilan geopolitik global.
Hingga kini, situasi di kawasan tersebut masih terus dipantau oleh berbagai pihak internasional, mengingat potensi eskalasi konflik yang bisa meluas.