Loading
Ilustrasi merokok AntaraHOPixabay
JAKARTA, ARAHKITA.COM - Banyak orang masih mengira bahwa rokok hanya berdampak pada sistem pernapasan. Padahal, para ahli gastroenterologi menegaskan bahwa kebiasaan merokok juga dapat merusak sistem pencernaan secara menyeluruh, mulai dari lambung hingga usus.
Keluhan seperti perut tidak nyaman dan meningkatnya asam lambung pada perokok bisa menjadi tanda awal terganggunya keseimbangan sistem pencernaan akibat paparan tembakau.
Ditulis laman Times of India, Senin (1/6/2026) waktu setempat, Konsultan Gastroenterologi Medis dari Rumah Sakit KMC, Mangalore, India, Dr. Anurag Shetty, menjelaskan bahwa rokok dapat memengaruhi lambung dan kerongkongan secara signifikan.
Menurutnya, kebiasaan merokok dapat meningkatkan produksi asam lambung sekaligus melemahkan sistem perlindungan alami lambung.
“Merokok meningkatkan asam lambung dan menurunkan pH lambung,” ujar Dr. Anurag Shetty.
Ia juga menambahkan bahwa:
“Merokok mengurangi produksi lendir di lambung dan mengurangi aliran darah ke lambung.”
Kondisi tersebut membuat lambung lebih rentan mengalami luka serta meningkatkan risiko infeksi H. Pylori, yang dapat memicu tukak lambung dan gangguan pencernaan lainnya.
Selain lambung, rokok juga berdampak pada mikrobioma usus yang berperan penting dalam menjaga kesehatan sistem pencernaan.
“Merokok mengubah mikrobiota di usus dengan peningkatan organisme berbahaya,” kata Dr. Shetty.
Perubahan ini dapat menyebabkan berbagai gangguan seperti kembung, gas berlebih, hingga perubahan pola buang air besar. Dalam jangka panjang, kondisi ini juga dapat meningkatkan risiko penyakit radang usus atau Inflammatory Bowel Disease (IBD).
Ahli Gastroenterologi Medis dari Rumah Sakit Manipal Goa, Dr. Rohan Badave, menegaskan bahwa dampak rokok pada sistem pencernaan sering kali tidak langsung terlihat, namun berbahaya dalam jangka panjang.
Ia menjelaskan bahwa peradangan kronis akibat tembakau dapat meningkatkan risiko berbagai jenis kanker.
“Tembakau merupakan faktor risiko utama untuk berbagai kanker sistem pencernaan termasuk kanker lambung, kanker kolorektal, kanker pankreas, kanker hati, dan kanker kerongkongan,” ujar Dr. Rohan Badave.
Dari berbagai penjelasan ahli, jelas bahwa rokok bukan hanya merusak paru-paru, tetapi juga seluruh sistem pencernaan. Dampaknya mulai dari peningkatan asam lambung, pemicu GERD, gangguan usus, hingga risiko kanker.
Dengan kata lain, tembakau memengaruhi hampir seluruh organ penting dalam sistem tubuh manusia.