Loading
Presiden Prabowo Subianto saat Bertemu Jokowi. (setneg.go.id)
SURAKARTA, ARAHKITA.COM — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto membeberkan alasannya kerap melakukan kunjungan ke luar negeri dalam pertemuan hangat dengan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi), Minggu (20/7/2025). Keduanya berbincang selama sekitar satu jam di kediaman pribadi Jokowi di Surakarta, Jawa Tengah.
Dalam keterangannya kepada awak media usai pertemuan, Presiden Prabowo mengungkap bahwa langkah diplomatiknya yang aktif dilakukan sejak awal masa kepemimpinannya bertujuan untuk membangun hubungan personal sekaligus menumbuhkan kepercayaan negara-negara mitra terhadap Indonesia.
"Memang kadang melelahkan harus terus bepergian, tapi itu perlu. Pendekatan langsung antarpemimpin membangun kepercayaan. Kalau sudah saling percaya, maka komunikasi dan kerja sama jadi lebih lancar," jelas Prabowo.
Indonesia Tetap Netral, Tegaskan Posisi Non-Blok
Presiden Prabowo juga menegaskan bahwa meskipun aktif menjalin hubungan dengan berbagai blok dan organisasi internasional, Indonesia tetap berpegang pada prinsip non-blok sebagaimana diamanatkan konstitusi UUD 1945.
"Kita teruskan prinsip Indonesia sebagai negara non-blok. Kita tidak berpihak ke blok manapun," kata Prabowo.
"Kita ikut BRICS karena pertimbangan ekonomi, mendaftar OECD yang dikuasai negara Barat, gabung CPTPP yang dipimpin Jepang, hingga IPEF dari kawasan Indo-Pasifik. Tapi semua itu tetap atas dasar kepentingan nasional, bukan berpihak."
Dunia Mengundang Indonesia Jadi Bagian Solusi
Menurut Prabowo, posisi Indonesia yang netral justru membuat banyak negara membuka pintu lebih lebar. Ia menyebut bahwa Indonesia kini banyak diminta untuk berperan aktif dalam isu-isu global.
"Kita diterima semua pihak karena kita tidak mencampuri urusan dalam negeri negara lain. Kita ingin bersahabat dengan semua," ujarnya.
"Bahkan kita sering diminta terlibat dalam berbagai penyelesaian masalah global. Itu jadi tanda bahwa Indonesia dihormati,"katanya dikutip Antara.
Sejak dilantik sebagai Presiden pada 20 Oktober 2024, Prabowo telah melakukan serangkaian kunjungan kenegaraan dan menghadiri forum internasional di berbagai negara. Dalam rentang waktu sekitar sembilan bulan, negara-negara yang telah ia kunjungi antara lain Belarusia, Prancis, Belgia, Brazil, Arab Saudi, Rusia, Malaysia, Thailand, Brunei Darussalam, Jordania, Turki, Qatar, Uni Emirat Arab, Mesir, India, Inggris, Peru, Amerika Serikat, dan China.
Silaturahmi Hangat di Rumah Jokowi
Presiden Prabowo tiba di kediaman Jokowi sekitar pukul 18.00 WIB. Ia disambut langsung oleh Jokowi dan Iriana, yang berdiri di depan rumah menyambut kedatangan tamu negara sekaligus sahabat politiknya itu.
Dalam kunjungan tersebut, Presiden Prabowo didampingi oleh sejumlah pejabat penting, seperti Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Wapres Gibran Rakabuming Raka, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Luar Negeri Sugiono, Wamenkomdig Angga Raka Prabowo, dan Kepala BPIK Aris Marsudiyanto.
Usai bersilaturahmi di kediaman Jokowi, Prabowo melanjutkan agendanya dengan menghadiri penutupan Kongres PSI yang juga berlangsung di Surakarta.