Warga Pati Demo Tuntut Bupati Mundur, DPR Sebut Contoh Kedaulatan Rakyat dan Demokrasi


  • Rabu, 13 Agustus 2025 | 18:30
  • | News
 Warga Pati Demo Tuntut Bupati Mundur, DPR Sebut Contoh Kedaulatan Rakyat dan Demokrasi Warga Pati Demo Bupati Sudewo (Instagram @patisakpore)

JAKARTA, ARAHKITA.COM - Ribuan warga Kabupaten Pati, Jawa Tengah, menggelar aksi unjuk rasa di kawasan Alun-alun Kota Pati, Rabu (13/8/2025), menuntut Bupati Sudewo mundur dari jabatannya. Tuntutan ini merupakan buntut polemik kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) hingga 250 persen yang sempat memicu protes luas.

Meski kebijakan tersebut telah dibatalkan, warga menilai Bupati bersikap arogan dan gagal membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat. Sejumlah orator di atas mobil komando menegaskan bahwa aksi ini murni gerakan rakyat, bukan dipicu kepentingan politik.

Anggota DPR RI Maman Imanulhaq menilai perlawanan warga Pati sebagai contoh nyata kedaulatan rakyat dan demokrasi yang sehat. “Sesungguhnya perjuangan rakyat menjadi semangat bagi munculnya proses demokrasi yang berdaulat,” ujarnya di Kompleks Parlemen, Jakarta.

Ia menambahkan, protes warga awalnya berlangsung damai, ditandai dengan pembagian logistik seperti makanan dan minuman di sekitar lokasi aksi. Namun, kurangnya komunikasi dari pihak pemerintah daerah membuat ketegangan terus berkembang.

Situasi sempat memanas ketika massa mendorong pagar pendopo dan melempar botol, sehingga polisi menembakkan gas air mata dan menyemprotkan water cannon untuk membubarkan kerumunan. Aksi ini juga menjadi sorotan publik setelah tagar “Revolusi dari Pati” viral di media sosial dikutip Antara.

Editor : Farida Denura

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

News Terbaru