Marianus Sebut DPRD Sikka Biangnya Kegaduhan


  • Kamis, 03 Januari 2019 | 19:15
  • | News
 Marianus Sebut DPRD Sikka Biangnya Kegaduhan Marianus Gaharpung, SH, MS, Dosen Fakultas Hukum pada Universitas Surabaya (Ubaya). (Arahkita/Gabriel Angga)

SURABAYA, ARAHKITA.COM - Marianus Gaharpung, SH, MS, Dosen Fakultas Hukum pada Universitas Surabaya (Ubaya) menyebut anggota DPRD Kabupaten Sikka yang menjadi biangnya kegaduhan.

"Kegaduhan ini, jelasnya datangnya dari ruang kulababong bukan berasal dari pemerintahan" ujarnya, Kamis 3 Januari 2019 di Surabaya.

Dirinya mengungkapkan, anggota DPRD mempertahankan tunjangan perumahan sebesar Rp10.000.000. Namun Bupati Sikka menolak tunjangan tersebut. Justru yang ada, Bupati Sikka menerapkan sesuai dengan PP No.18 Thn 2017 pasal 1 sampai dengan 6 .Dimana besar tunjangan perumahan tersebut sebesar Rp 6.250.000.

"Pertanyaannya yang menyulut timbulnya kegaduhan itu siapa dan darimana dulu? Jelas datangnya dari ruang kulababong tempat berkumpulnya orang orang hebat itu," tegasnya.

Dosen Fakultas Hukum ini mengatakan, jika sudah punya rumah untuk apa uang sewa rumah. Beda dengan anggota DPR RI, sudah pasti hampir semua tidak punya rumah di Jakarta sedangkan anggota DPRD Sikka rumahnya dekat kantor DPRD sehingga diduga melanggar asas rasionalitas.

Sementara itu, beberapa hari yang lalu usai penetapan APBD 2019,

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sikka meminta Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo tidak mengeluarkan pernyataan -pernyataan yang bisa membuat gaduh di tengah masyarakat.

“Bupati Sikka harus jaga pernyataan – pernyataannya. Janganlah kita buat gaduh. Kalau kami tidak berpihak pada masyarakat, mungkin hari ini, DPRD tidak tetapkan APBD TH 2019. Buktinya, hari ini DPRD tetapkan,” tegas Ketua DPRD Sikka Gorgonius Nago Bapa pada saat konferensi pers , Senin 31 Desember 2018 di ruangan Ketua DPRD Kabupaten Sikka.

Ia menyampaikan, sebenarnya, bupati yang baru ini, harus mulai dengan sesuatu yang baik dalam memberikan ketenangan bagi masyarakat.

“Masyarakat sekarang mau lihat, bupati yang baru kami ini, mau kerja apa nih? Jangan nantinya, jadi kesan hanya membuat kacau balau di Kabupaten Sikka,” ucap Ketua DPRD Sikka ini.

Editor : Farida Denura
Kontributor : Gabriel Angga

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

News Terbaru