Loading
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi saat konferensi pers di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (19/1/2026). (ANTARA/Mentari Dwi Gayati)
JAKARTA, ARAHKITA.COM — Presiden RI Prabowo Subianto membawa sejumlah agenda strategis dalam kunjungan kerja ke Inggris. Dari penguatan sektor maritim lewat kerja sama pembangunan kapal tangkap ikan untuk nelayan, hingga penjajakan kolaborasi riset dengan kampus-kampus elite Inggris, rangkaian lawatan ini diproyeksikan memperlebar kemitraan Indonesia–Inggris.
Menteri Sekretaris Negara sekaligus Juru Bicara Presiden, Prasetyo Hadi, menyampaikan bahwa selama di London, Presiden Prabowo dijadwalkan bertemu Raja Charles III dan Perdana Menteri Inggris Keir Starmer. Pertemuan tersebut menjadi rangkaian penting dalam upaya memperkuat hubungan bilateral kedua negara.
1) Kemitraan Maritim: Kapal Tangkap untuk Nelayan Indonesia
Salah satu agenda yang paling disorot adalah rencana penandatanganan Maritime Partnership atau kemitraan maritim. Dalam paket kerja sama ini, Indonesia mendorong pembangunan kapal-kapal tangkap ikan untuk memperkuat armada nelayan nasional.
Menurut Prasetyo, kebutuhan Indonesia cukup besar mengingat kondisi geografis negeri ini didominasi wilayah laut. Kapal tangkap dinilai bukan sekadar soal alat produksi, tetapi juga “tulang punggung” penggerak ekonomi pesisir.
Ia menambahkan, kerja sama ini terbuka dengan berbagai pihak—baik dalam negeri maupun luar negeri—agar kapasitas armada penangkap ikan bisa meningkat, sekaligus menjaga potensi sumber daya laut agar manfaatnya lebih maksimal untuk bangsa sendiri dikutip Antara.
2) Bertemu Raja Charles III: Bahas Konservasi Gajah Aceh
Agenda kedua yang tak kalah menarik adalah pertemuan Prabowo dengan Raja Charles III, yang dijadwalkan berlangsung di St. James’s Palace. Salah satu topik utama yang dibahas: perlindungan dan konservasi gajah di Aceh.
Isu ini berangkat dari komitmen yang sebelumnya telah dibangun. Prasetyo menjelaskan, Prabowo telah menyerahkan konsesi hutan atas nama PT Tusam Hutani Lestari kepada pemerintah agar dapat dialihfungsikan menjadi koridor konservasi satwa gajah, dalam kerja sama yang juga melibatkan pihak konservasi internasional.
3) Kolaborasi Universitas Inggris: Dorong Teknologi hingga Dukung Kebutuhan Dokter
Agenda ketiga adalah penjajakan kerja sama pendidikan tinggi dan riset. Pemerintah Indonesia membuka ruang kolaborasi dengan universitas-universitas terkemuka Inggris, termasuk yang berada di bawah naungan Russell Group, bersama Kemendiktisaintek.
Bidang yang dijajaki mencakup teknologi, sains, sampai kedokteran. Salah satu tujuan besarnya adalah memperkuat kapasitas SDM kesehatan dan membantu Indonesia mengejar kebutuhan dokter yang masih tertinggal.
Prabowo tiba di London
Presiden Prabowo diketahui telah tiba di Bandar Udara London Stansted pada Minggu (18/1/2026). Selain bertemu Raja Charles III, Prabowo juga dijadwalkan melakukan pertemuan dengan PM Keir Starmer di kantor perdana menteri Inggris sebagai bagian dari penguatan kemitraan strategis