Loading
Banjir melanda rumah warga di RW 04 Cipinang Melayu, Kecamatan Makasar, Jakarta Timur, Kamis (29/1/2026). ANTARA/Siti Nurhaliza
JAKARTA, ARAHKITA.COM - Hingga Kamis (29/1/2026) malam, Jakarta masih berjuang melawan genangan air. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta melaporkan setidaknya 64 warga terpaksa meninggalkan rumah mereka dan mencari perlindungan di lokasi pengungsian akibat banjir yang belum kunjung surut.
Titik Pengungsian Warga
Sebagian besar pengungsi berasal dari Jakarta Pusat dan Jakarta Barat. Di Jakarta Pusat, sekitar 50 jiwa kini menetap sementara di RPTRA Segas dan Aula Masjid Muhajirin, Kelurahan Karet Tengsin, setelah rumah mereka terendam sejak petang tadi. Sementara itu, 14 warga Jakarta Barat telah dievakuasi ke Masjid Jami Al-Fudhola, Kedaung Kali Angke.
Kondisi Terkini: 42 RT Masih Terendam
Mohamad Yohan, Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD, menjelaskan bahwa banjir masih merendam 42 RT dan 10 ruas jalan yang tersebar di empat wilayah kota dikutip Antara.
Berikut adalah rincian wilayah yang terdampak banjir hingga Kamis (29/1/2026) malam:
1. Jakarta Timur (18 RT)
Wilayah ini terdampak cukup parah dengan ketinggian air antara 20 hingga 120 cm. Lokasi meliputi:
2. Jakarta Barat (19 RT)
Genangan air berkisar antara 20-90 cm, mencakup:
3. Jakarta Selatan (3 RT)
4. Jakarta Utara (2 RT)
Kondisi di Kelurahan Cilincing dan Marunda mulai stabil dengan ketinggian air 15-20 cm.
Waspada 10 Ruas Jalan Tergenang
Bagi para pengendara, harap berhati-hati karena beberapa jalan masih sulit dilalui, di antaranya:
Saat ini, personel gabungan dari Dinas SDA, Bina Marga, hingga Gulkarmat telah dikerahkan ke lokasi untuk melakukan penyedotan air dan memastikan tali-tali air berfungsi maksimal. Petugas juga bergerak cepat menyalurkan kebutuhan dasar bagi para pengungsi di tenda-tenda darurat.