Kondisi rumah Jusuf Kalla pascakecelakaan tunggal oleh pengemudi mobil di kawasan Kebayoran Baru. (Antara)
JAKARTA, ARAHKITA.COM – Sebuah kecelakaan tunggal terjadi di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, tepatnya di Jalan Brawijaya IV, pada Rabu sekitar pukul 04.00 WIB. Sebuah mobil yang dikemudikan wanita berinisial AP (35) menabrak kaca cembung jalan (convex mirror) dan pagar rumah milik mantan Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla (JK).
Penjaga rumah, Alim, menduga pengemudi berada dalam kondisi tidak sadar penuh saat kejadian berlangsung.
“Mungkin kondisi yang mengendarai mobil ini sedang mabuk. Jadi dia menghantam tiang ini, lalu langsung mobilnya masuk ke dalam,” ujar Alim kepada wartawan, Rabu, (18/2/2026).
Alim menjelaskan, mobil tersebut melaju dari arah Kemang dan berisi tiga orang, yakni satu perempuan dan dua pria. Kendaraan diduga kehilangan kendali (out of control) sebelum akhirnya menghantam fasilitas jalan dan pagar rumah.
Akibat insiden tersebut, kaca cembung jalan rusak dan pagar rumah roboh ke bagian dalam. “Jadi yang rusak kaca, terus pagar. Ini roboh ke dalam,” katanya.
Rumah tersebut diketahui saat ini ditempati oleh anak Jusuf Kalla.
Polisi Benarkan Kecelakaan Tunggal
Pihak kepolisian membenarkan adanya kecelakaan tunggal dengan kendaraan bernomor polisi B 2931 SZM. Pengemudi disebut mengakui kelalaiannya dan menyatakan kesediaan untuk mengganti seluruh kerugian yang ditimbulkan.
Dalam proses penanganan awal, pengemudi meninggalkan STNK dan SIM sebagai bentuk tanggung jawab. Polisi memastikan tidak ada korban luka maupun korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Sementara itu, proses mediasi antara pihak pengemudi dan pemilik rumah masih berlangsung. “Jadi sementara mediasi masih proses,” ujar Alim.
Pantauan di lokasi pada siang hari menunjukkan dua pekerja tengah memperbaiki pagar hitam yang rusak. Suasana Jalan Brawijaya IV pun terlihat relatif lengang dengan lalu lintas kendaraan yang tidak terlalu ramai.
Kepolisian terus mendalami penyebab pasti kecelakaan, termasuk kemungkinan pengemudi dalam kondisi mengantuk atau terpengaruh minuman keras saat kejadian berlangsung.