Kamis, 17 September 2026

Hujan Deras dan Luapan Ciliwung Rendam Kebon Pala hingga 1 Meter


  • Jumat, 20 Februari 2026 | 11:00
  • | News
 Hujan Deras dan Luapan Ciliwung Rendam Kebon Pala hingga 1 Meter Banjir merendam permukiman warga di Kebon Pala, Jakarta Timur, Jumat (20/2/2026) sejak pukul 02.00 WIB. (ANTARA/Siti Nurhaliza).

JAKARTA, ARAHKITA.COM – Hujan deras yang mengguyur Jakarta sejak Kamis (19/2/2026) malam menyebabkan banjir setinggi satu meter di kawasan Kebon Pala, Kampung Melayu, Jakarta Timur. Permukiman warga di wilayah tersebut terendam hingga merusak perabotan rumah tangga dan menghambat aktivitas harian.

Ketua RT 13/RW 04 Kampung Melayu, Sanusi, mengatakan air mulai naik sejak dini hari dan terus bertambah hingga pagi.

“Pagi ini pukul 09.00 WIB air sudah mencapai 100 sentimeter, sudah satu meter. Mulainya sekitar jam dua pagi, sebelumnya masih 50 sentimeter lalu terus naik,” ujar Sanusi, Jumat (20/2/2026).

Menurutnya, banjir dipicu oleh tingginya curah hujan serta luapan Kali Ciliwung. Ia juga menyebut status Bendung Katulampa berada pada level Siaga 3.

“Luapan Kali Ciliwung juga ini. Informasi terakhir, Bendung Katulampa Siaga 3, jadi kami masih waspada kalau hujan turun lagi,” katanya, seperti yang dikutip dari Antara.

Genangan setinggi satu meter membuat sejumlah akses jalan lingkungan tidak dapat dilalui kendaraan. Warga terlihat berupaya menyelamatkan barang berharga ke tempat yang lebih tinggi. Anak-anak dan lansia dievakuasi menggunakan perahu karet di titik dengan genangan terdalam.

Petugas dari unsur PPSU, BPBD, serta aparat kelurahan dan kecamatan diterjunkan untuk membantu evakuasi serta memantau kondisi lapangan.

Sementara itu, BPBD DKI Jakarta mencatat hingga pukul 07.00 WIB terdapat 61 RT dan enam ruas jalan di Jakarta yang masih tergenang banjir.

“Kami mencatat saat ini ada 61 RT dan enam ruas jalan yang tergenang. Personel sudah dikerahkan untuk monitoring dan penyedotan air,” ujar Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan.

BPBD juga berkoordinasi dengan Dinas Sumber Daya Air, Dinas Bina Marga, serta Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan untuk mempercepat penanganan genangan. Selain itu, kebutuhan dasar warga terdampak juga mulai disiapkan.

“Bersama lurah dan camat setempat, kami memastikan bantuan bagi warga tersedia. Target kami genangan bisa segera surut,” tambah Yohan.

Warga kini berharap cuaca membaik agar ketinggian air tidak kembali meningkat dan aktivitas bisa kembali normal.

Editor : Patricia Aurelia

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

News Terbaru