Loading
Kebakaran rumah kontrakan di Jalan Pisangan Lama RT 005/RW 02, Kelurahan Pisangan Timur, Kecamatan Pulogadung, Jakarta Timur. (Antara)
JAKARTA, ARAHKITA.COM - Kebakaran melanda rumah kontrakan tiga pintu di Jalan Pisangan Lama RT 005/RW 02, Kelurahan Pisangan Timur, Kecamatan Pulogadung, Jakarta Timur, pada Sabtu (7/3/2026) siang. Peristiwa tersebut diduga dipicu kebocoran gas saat salah satu penghuni sedang memasak.
Kepala Seksi Operasional Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Timur, Abdul Wahid, mengatakan objek yang terbakar merupakan rumah kontrakan milik warga bernama Rudi dengan luas sekitar 60 meter persegi.
“Kebakaran rumah kontrakan tiga pintu milik Bapak Rudi seluas 60 meter persegi diduga disebabkan oleh kebocoran gas,” ujar Abdul Wahid saat dikonfirmasi di Jakarta, Sabtu.
Kebakaran Bermula Saat Penghuni Memasak
Menurut keterangan petugas, kebakaran bermula ketika salah satu penghuni tengah memasak lontong di dapur. Diduga terjadi kebocoran pada tabung atau selang gas yang memicu api membesar.
Api kemudian dengan cepat menyambar bagian dapur dan merambat ke bagian lain dari bangunan kontrakan sebelum akhirnya berhasil dikendalikan oleh petugas pemadam kebakaran.
Laporan mengenai kebakaran pertama kali diterima petugas pada pukul 13.36 WIB dari seorang warga bernama Annisa.
“Informasi awal kami terima pukul 13.36 WIB. Objek yang terbakar merupakan rumah kontrakan tiga pintu dengan luas sekitar 60 meter persegi,” kata Abdul Wahid.
Untuk mengatasi kebakaran tersebut, petugas dari Sudin Gulkarmat Jakarta Timur mengerahkan sembilan unit mobil pemadam kebakaran dengan total 45 personel ke lokasi kejadian.
Unit pertama tiba di lokasi sekitar pukul 13.45 WIB dan langsung melakukan proses pemadaman.
“Operasi pemadaman dimulai pada pukul 13.46 WIB. Api berhasil dilokalisir pada pukul 13.53 WIB sehingga tidak merambat ke bangunan lain,” jelas Abdul.
Setelah api berhasil dikendalikan, petugas melanjutkan proses pendinginan mulai pukul 14.05 WIB untuk memastikan tidak ada sisa api yang berpotensi memicu kebakaran kembali.
“Operasi pemadaman dinyatakan selesai pada pukul 14.20 WIB dan situasi sudah dapat dikendalikan,” ujarnya.
Akibat kejadian tersebut, sebanyak empat kepala keluarga atau sekitar 15 orang terdampak kebakaran. Meski begitu, tidak ada laporan korban jiwa dalam insiden tersebut.
Petugas saat ini masih melakukan pendataan serta memastikan lokasi benar-benar aman dari potensi api kembali menyala.
Selain itu, pihak pemadam kebakaran juga mengingatkan masyarakat untuk lebih berhati-hati saat menggunakan kompor gas di rumah.
“Warga kami imbau selalu mengecek kondisi tabung dan selang gas saat memasak agar kejadian serupa dapat dicegah,” kata Abdul.