Loading
Ilustrasi - Mengendarai mobil. (ANTARA/Photo by Hassan OUAJBIR from Pexels)
JAKARTA, ARAHKITA.COM – Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta mengingatkan para pemudik, khususnya pengemudi, untuk menjaga kondisi fisik tetap prima selama perjalanan mudik Lebaran 2026. Salah satu langkah penting adalah memastikan waktu istirahat yang cukup sebelum berkendara.
Pelaksana tugas Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinkes DKI Jakarta, Debi Intan Suri, menegaskan bahwa pengemudi disarankan tidur minimal enam hingga delapan jam sebelum memulai perjalanan.
“Berhenti dan beristirahat setiap tiga hingga empat jam perjalanan, serta hindari berkendara saat mengantuk atau lelah,” ujarnya, Rabu (18/3/2026).
Selain itu, pemudik juga dianjurkan menjaga asupan nutrisi dengan mengonsumsi makanan bergizi dan cukup cairan. Penggunaan ponsel saat berkendara juga harus dihindari, serta selalu mematuhi peraturan lalu lintas demi keselamatan bersama.
Debi menekankan bahwa kelelahan menjadi salah satu faktor utama penyebab kecelakaan saat arus mudik.
“Kelelahan dan kurang istirahat menjadi salah satu penyebab utama kecelakaan saat arus mudik. Keselamatan adalah prioritas utama, karena keluarga menanti di kampung halaman,” katanya.
Untuk mendukung keselamatan pemudik, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyediakan pos kesehatan di 12 titik strategis selama periode arus mudik dan balik Lebaran, yakni pada 13–30 Maret 2026.
Lokasi pos kesehatan tersebut meliputi tujuh terminal, tiga stasiun, dan dua pelabuhan, antara lain:
Terminal Kampung Rambutan
Terminal Pulo Gebang
Terminal Kalideres
Terminal Tanjung Priok
Terminal Grogol
Terminal Lebak Bulus
Terminal Muara Angke
Stasiun Pasar Senen
Stasiun Gambir
Stasiun Jakarta Kota
Pelabuhan Kali Adem
Pelabuhan Muara Angke
Di pos kesehatan tersebut, pemudik dapat memanfaatkan berbagai layanan seperti pemeriksaan tekanan darah, gula darah, hingga pemeriksaan kelaikan berkendara.
Selain itu, tersedia pula skrining kesehatan meliputi deteksi penyakit seperti tuberkulosis, gangguan jiwa, penyakit hati, hingga faktor risiko kanker. Pemeriksaan juga mencakup status gizi, hipertensi, diabetes, penyakit paru, serta tes narkoba dan alkohol.
Dinkes DKI berharap keberadaan pos kesehatan ini dapat membantu pemudik menjaga kondisi tubuh selama perjalanan sehingga dapat tiba di kampung halaman dengan selamat.