Loading
Ilustrasi-Petugas saat mengawal aksi unjuk rasa di Kawasan Monas Jakarta, Senin (20/10/2025). ANTARA/Khaerul Izan
JAKARTA, ARAHKITA.COM — Kepolisian Resor Metro Jakarta Pusat mengerahkan sebanyak 3.225 personel gabungan untuk mengamankan aksi unjuk rasa yang digelar sejumlah mahasiswa dan elemen masyarakat di berbagai titik wilayah Jakarta Pusat.
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Reynold E.P. Hutagalung menegaskan bahwa pengamanan dilakukan dengan pendekatan humanis dan profesional.
“Kami hadir untuk melayani masyarakat yang menyampaikan aspirasi dengan cara humanis, profesional, dan sesuai aturan,” ujar Reynold di Jakarta, Senin (4/5/2026).
Ia menjelaskan, ribuan personel tersebut berasal dari unsur Polda Metro Jaya, Polres, hingga Polsek jajaran yang disiagakan untuk memastikan jalannya aksi berlangsung tertib.
“Ada 3.225 personel gabungan untuk melayani aksi unjuk rasa,” tambahnya.
Sejumlah aksi unjuk rasa dijadwalkan berlangsung di beberapa lokasi strategis. Kelompok BEM SI bersama elemen masyarakat sipil akan menggelar aksi di depan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikti Saintek RI) pada pukul 11.00 WIB.
Sementara itu, massa dari DEMA UIN Syarif Hidayatullah Jakarta bersama sejumlah elemen lainnya akan menggelar aksi di kawasan Gambir pada pukul 10.00 WIB.
Aksi juga akan dilakukan oleh BEM Unindra di depan Gedung MPR/DPR RI pada pukul 11.00 WIB.
Polisi memastikan seluruh rangkaian pengamanan dilakukan untuk menjaga situasi tetap kondusif serta menghormati hak konstitusional warga dalam menyampaikan pendapat di muka umum.
Reynold menegaskan bahwa aparat tetap mengedepankan pelayanan kepada masyarakat selama aksi berlangsung, tanpa mengesampingkan aspek keamanan dan ketertiban.