Panglima TNI Izinkan Prajurit Bantu Tangani Begal, Fokus Perkuat Keamanan Warga


  • Selasa, 26 Mei 2026 | 16:15
  • | News
 Panglima TNI Izinkan Prajurit Bantu Tangani Begal, Fokus Perkuat Keamanan Warga Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto (kiri) memberikan selamat kepada Brigjen TNI Muhammad Nas (kanan) yang baru dilantik menjadi Kapuspen Mabes TNI di Mabes TNI. (Humas Mabes TNI)

JAKARTA, ARAHKITA.COM - Maraknya aksi begal di sejumlah wilayah membuat aparat keamanan memperkuat langkah antisipasi. Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto disebut telah memberi izin kepada jajaran prajurit untuk membantu penanganan aksi kriminal tersebut bersama kepolisian.

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Brigjen TNI Muhammad Nas menjelaskan, keterlibatan TNI lebih difokuskan pada kehadiran personel di lapangan guna membantu menjaga keamanan masyarakat.

“Tidak ada instruksi khusus dari panglima TNI untuk operasi pemberantasan begal, namun menyetujui atau mengizinkan jajaran TNI untuk melakukannya dengan prinsip kehadiran prajurit di lapangan merupakan bagian dari upaya membantu Polri,” kata Nas saat dikonfirmasi di Jakarta, Selasa (26/5/2026). 

Nas menegaskan TNI tidak akan masuk ke ranah penegakan hukum seperti penangkapan maupun pemeriksaan pelaku begal. Seluruh proses hukum tetap menjadi kewenangan kepolisian.

Menurut dia, kehadiran prajurit di lapangan bertujuan memberikan rasa aman sekaligus mendukung aparat kepolisian dalam mencegah aksi kriminal jalanan yang belakangan semakin meresahkan warga.

“TNI dan Polri selalu berkoordinasi serta bersinergi sesuai tugas dan kewenangan masing-masing sehingga pelaksanaannya tetap berjalan dalam koridor hukum yang berlaku,” ujar Nas seperti dikutip dari Antara.

Kasus begal sendiri belakangan menjadi sorotan karena terjadi di sejumlah titik rawan, termasuk di wilayah Jakarta Barat. Pemerintah daerah bersama aparat keamanan kini mulai memperkuat pengawasan untuk menekan angka kriminalitas.

Forum Komunikasi Pimpinan Kota (Forkopimko) Jakarta Barat bahkan berencana menambah pemasangan kamera pengawas atau CCTV di beberapa lokasi yang dinilai rawan tindak kejahatan.

“Poin pertama adalah penyediaan kamera pengawas atau CCTV di titik-titik rawan akan disiapkan secara mandiri, maupun kita akan imbau kepada seluruh komponen entitas di wilayah Jakarta Barat untuk sama-sama menambah pengamanan CCTV di area masing-masing, seperti gedung, kantor, tempat usaha, dan sebagainya,” kata Wali Kota Jakarta Barat Iin Mutmainnah di Jakarta, Jumat (22/5).

Pemkot Jakarta Barat juga segera menerbitkan surat imbauan kepada berbagai instansi dan pelaku usaha agar ikut memperkuat pengamanan lingkungan melalui pemasangan CCTV.

“Kami akan buat surat imbauan sebagai implementasi dari arahan Bapak Gubernur Provinsi DKI Jakarta untuk menguatkan fokus pengamanan di wilayah,” tutur Iin.

Editor : M. Khairul

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

News Terbaru