Selasa, 01 September 2026

KH Hambali Ajak Masyarakat Jadikan Tahun Baru Islam Momentum Perkuat Persatuan Bangsa


  • Selasa, 16 Juni 2026 | 16:15
  • | News
 KH Hambali Ajak Masyarakat Jadikan Tahun Baru Islam Momentum Perkuat Persatuan Bangsa Pimpinan Pondok Pesantren Hidayatussalam KH Hambali. ANTARA

JAKARTA, ARAHKITA.COM – Pimpinan Pondok Pesantren Hidayatussalam KH Hambali mengajak masyarakat menjadikan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah sebagai momentum untuk memperkuat persatuan, menjaga kerukunan, serta menumbuhkan optimisme dalam menghadapi masa depan bangsa.

Menurutnya, peringatan 1 Muharram tidak hanya bermakna sebagai refleksi spiritual untuk menjadi pribadi yang lebih baik, tetapi juga menjadi pengingat pentingnya membangun Indonesia yang semakin kuat dan bersatu.

"Momentum 1 Muharram bukan hanya mengingatkan kita untuk berhijrah menjadi pribadi yang lebih baik, tetapi juga mengajak seluruh anak bangsa untuk berhijrah menuju Indonesia yang semakin kuat, bersatu, dan maju," kata KH Hambali dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (16/6/2026).

Ia menilai masyarakat perlu lebih bijak dalam menyikapi derasnya arus informasi di era digital. Menurutnya, penyebaran hoaks, fitnah, dan narasi provokatif berpotensi mengganggu harmoni sosial apabila tidak disikapi secara kritis dan bertanggung jawab.

"Indonesia adalah rumah besar kita bersama. Karena itu, jangan mudah terprovokasi oleh informasi yang belum tentu benar atau narasi yang dapat memecah belah persaudaraan. Perbedaan harus menjadi kekuatan untuk membangun bangsa, bukan alasan untuk saling bermusuhan," ujarnya.

KH Hambali menegaskan bahwa menjaga persatuan merupakan tanggung jawab seluruh elemen bangsa, mulai dari tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda hingga generasi muda.

Selain itu, ia juga mengajak masyarakat untuk mendukung berbagai program pembangunan nasional yang bertujuan memperkuat kemandirian dan kemajuan Indonesia.

"Kita harus meyakini apa yang dilakukan para pemimpin negeri ini, khususnya pemerintah, adalah hal yang baik. Karena itu kita wajib mendukung berbagai upaya pembangunan nasional yang sedang dijalankan pemerintah demi mewujudkan Indonesia yang lebih kuat, mandiri, dan berdaulat," katanya.

Meski demikian, KH Hambali menegaskan bahwa dukungan terhadap pemerintah tidak berarti menutup ruang kritik. Dalam sistem demokrasi, kritik yang objektif dan bertanggung jawab tetap diperlukan sebagai bentuk partisipasi masyarakat dalam mengawal jalannya pemerintahan.

Sebaliknya, ia mengingatkan agar masyarakat menolak segala bentuk fitnah, hoaks, maupun narasi kebencian yang dapat merusak persatuan bangsa.

Lebih lanjut, KH Hambali berharap semangat hijrah yang terkandung dalam Tahun Baru Islam dapat menjadi energi positif untuk memperkuat kepedulian sosial, semangat gotong royong, dan kecintaan terhadap tanah air.

Melalui kegiatan doa bersama dan pawai 1.000 obor yang digelar di Bekasi pada Senin (15/6), masyarakat diajak menyalakan harapan sekaligus memperkuat komitmen kebangsaan di tengah berbagai tantangan yang dihadapi Indonesia.

"Semoga 1 Muharam menjadi momentum untuk mempererat persaudaraan, memperkuat persatuan, dan membangun optimisme bersama. Dengan doa, kebersamaan, dan kerja kolektif seluruh elemen bangsa, kita yakin Indonesia akan semakin maju, damai, dan bermartabat," ujar KH Hambali.

Editor : M. Khairul

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

News Terbaru