Rabu, 09 September 2026

Tragis, Bocah 4 Tahun Meninggal Setelah Terperosok ke Lubang Proyek di Tebet


  • Minggu, 28 Juni 2026 | 20:00
  • | News
 Tragis, Bocah 4 Tahun Meninggal Setelah Terperosok ke Lubang Proyek di Tebet Petugas melakukan evakuasi seorang bocah inisial I (4) yang terjebak empat jam di dalam lubang proyek pembangunan lapangan multifungsi di kawasan Manggarai, Tebet, Jakarta Selatan, Minggu (28/6/2026). ANTARA/HO-Gulkarmat Jakarta Selatan.

JAKARTA, ARAHKITA.COM – Peristiwa tragis terjadi di kawasan Manggarai, Tebet, Jakarta Selatan. Seorang bocah berinisial I (4) meninggal dunia setelah terjebak selama sekitar empat jam di dalam lubang proyek pembangunan lapangan multifungsi.

Korban sebenarnya berhasil dievakuasi dalam keadaan masih hidup. Namun, saat dilarikan menuju rumah sakit, kondisinya terus memburuk hingga akhirnya dinyatakan meninggal dunia.

"Kondisi korban balita tidak tertolong," ujar Kapolsek Tebet AKP Ischak kepada wartawan di Jakarta, Minggu (28/6/2026).

Hal senada disampaikan Kepala Sektor Tebet Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Selatan, Kusnanto. Ia mengatakan korban masih menunjukkan tanda-tanda kehidupan saat berhasil dikeluarkan dari lubang.

"Anggota kami yang melakukan evakuasi bersama warga melihat korban masih hidup. Namun dalam perjalanan menuju rumah sakit, korban akhirnya tidak tertolong," kata Kusnanto.

Kronologi Kejadian

Peristiwa bermula pada Sabtu (27/6) malam sekitar pukul 23.40 WIB. Korban diketahui sedang bermain bersama teman-temannya di sekitar proyek pembangunan lapangan multifungsi yang berada di Taman RW 04, Jalan Manggarai Utara II, Kelurahan Manggarai, Kecamatan Tebet.

Saat bermain, korban diduga terjatuh ke dalam lubang proyek sedalam sekitar 3,5 hingga 4 meter dengan diameter hanya sekitar 30 x 30 sentimeter.

Teman-teman korban yang panik segera meminta bantuan kepada petugas Pos Komando Taktis (Poskotis) Manggarai. Laporan tersebut kemudian diteruskan kepada Polsek Tebet yang langsung mendatangi lokasi kejadian.

Evakuasi Berlangsung Dramatis

Petugas sempat mencoba mengevakuasi korban secara manual dengan memasukkan personel bertubuh kecil ke dalam lubang. Namun upaya tersebut tidak berhasil karena ukuran lubang yang sangat sempit serta kondisi korban yang mengalami trauma.

Tim kemudian berkoordinasi dengan sejumlah instansi, di antaranya Gulkarmat Jakarta Selatan, Puskesmas Tebet, RSUD Tebet, hingga mendatangkan alat berat untuk mempercepat proses penyelamatan dikutip Antara.

Dua unit ekskavator dikerahkan guna melakukan penggalian secara hati-hati. Petugas lebih dahulu membuat jalur aman di sisi lubang agar proses evakuasi tidak memicu longsoran tanah. Sementara itu, polisi memasang garis polisi di sekitar lokasi untuk mengamankan area dan mencegah kerumunan warga menghambat jalannya penyelamatan.

Setelah perjuangan selama kurang lebih empat jam, korban akhirnya berhasil dievakuasi sekitar pukul 03.55 WIB. Ia langsung dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, dalam perjalanan menuju rumah sakit, nyawa korban tidak berhasil diselamatkan.

Hingga kini, pihak kepolisian masih menyelidiki penyebab pasti bocah tersebut bisa terjatuh ke dalam lubang proyek, termasuk menelusuri aspek keselamatan di area pembangunan tersebut.

Editor : Farida Denura

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

News Terbaru