Gudang di Kalideres Terbakar Hebat, 19 Unit Damkar dan 95 Personel Dikerahkan


  • Jumat, 12 Juni 2026 | 20:45
  • | News
 Gudang di Kalideres Terbakar Hebat, 19 Unit Damkar dan 95 Personel Dikerahkan Jakarta Barat menerjunkan satu unit bronto skylift untuk mengatasi kebakaran gudang di di Jalan Satu Maret, Prepedan, Kalideres. (Istimewa)

 

JAKARTA, ARAHKITA.COM – Kebakaran hebat melanda sebuah gudang di Jalan Satu Maret, kawasan Prepedan, Kalideres, Jakarta Barat, pada Jumat sore. Untuk mengendalikan kobaran api, Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Sudin Gulkarmat) Jakarta Barat mengerahkan 19 unit mobil pemadam kebakaran dan 95 personel ke lokasi.

Petugas pemadam masih terus berupaya menjinakkan api yang hingga Jumat petang belum sepenuhnya berhasil dipadamkan. Fokus utama saat ini adalah melokalisasi titik api agar tidak merembet ke bangunan lain di sekitar lokasi kejadian.

Kepala Seksi Operasi Sudin Gulkarmat Jakarta Barat, Syaiful Kahfi, mengatakan laporan kebakaran pertama kali diterima dari warga melalui sambungan telepon pada pukul 17.16 WIB. Tak lama setelah menerima laporan, petugas langsung bergerak menuju lokasi.

"Kami menerima laporan dari masyarakat melalui sambungan telepon pada pukul 17.16 WIB. Saya belum tau juga itu gudang apa. Petugas dari Kantor Sektor Kalideres langsung bergerak ke lokasi dan tiba di tempat kejadian perkara (TKP) pada pukul 17.23 WIB," ujar Syaiful saat dikonfirmasi di Jakarta, Jumat (12/6/2026).

Menurut Syaiful, material yang berada di dalam gudang diduga mudah terbakar sehingga membuat api cepat membesar. Kondisi tersebut membuat petugas harus menambah kekuatan untuk mempercepat proses pemadaman sekaligus mencegah api meluas.

Hingga petang, status penanganan kebakaran masih berada pada tahap pemadaman atau kategori merah. Puluhan petugas gabungan masih berjibaku di lapangan untuk mengendalikan situasi.

"Saat ini situasi masih dalam proses pemadaman (merah). Petugas di lapangan masih berupaya melokalisasi api agar tidak merembet ke bangunan lain," kata Syaiful.

Berdasarkan video yang diterima ANTARA, proses pemadaman juga melibatkan satu unit kendaraan skylift atau alat berat berlengan hidrolik. Kendaraan tersebut digunakan untuk menyemprotkan air ke bagian atas bangunan yang sulit dijangkau dari permukaan tanah.

Asap hitam pekat terlihat mengepul dan membumbung tinggi ke udara, menandakan masih besarnya kobaran api di dalam area gudang.

Meski demikian, hasil pendataan sementara menunjukkan tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam insiden kebakaran tersebut. Petugas juga masih melakukan pendalaman terkait penyebab kebakaran serta menghitung potensi kerugian materiil yang ditimbulkan.

Hingga berita ini ditulis, proses pemadaman masih berlangsung dan penyebab pasti kebakaran belum dapat dipastikan.

Editor : M. Khairul

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

News Terbaru