Cuaca berawan di wilayah Kota Surabaya, Jawa Timur. (ANTARA/Vicki Febrianto)
JAKARTA, ARAHKITA.COM – Sebagian besar wilayah Indonesia diprakirakan mengalami cuaca berawan tebal pada hari ini, Senin (13/7/2026). Meski begitu, sejumlah daerah masih berpotensi diguyur hujan, bahkan disertai petir dan hujan lebat. Masyarakat di wilayah yang terdampak diminta tetap waspada, terutama saat beraktivitas di luar ruangan. BMKG juga mengingatkan adanya bibit siklon tropis di utara Papua yang dapat memicu pertumbuhan awan hujan.
Prakirawan BMKG Afif Shalahuddin menjelaskan, di wilayah Sumatra cuaca berawan diprakirakan terjadi di Banda Aceh. Medan berpotensi diguyur hujan ringan, sementara Pekanbaru, Jambi, Palembang, dan Pangkal Pinang diprakirakan berawan tebal.
Adapun Padang dan Bandar Lampung diprakirakan mengalami asap atau kabut, sedangkan Bengkulu dan Tanjung Pinang berpotensi mengalami udara kabur.Memasuki Pulau Jawa, cuaca cerah berawan diprakirakan terjadi di Serang dan Yogyakarta. Surabaya diprakirakan berawan, sedangkan Jakarta, Bandung, dan Semarang didominasi awan tebal sepanjang hari.
Di Kalimantan, Banjarmasin diprakirakan cerah berawan. Samarinda dan Palangkaraya diperkirakan berawan, sementara Pontianak akan diselimuti awan tebal. BMKG juga mengingatkan potensi hujan yang dapat disertai petir di Tanjung Selor.
Untuk wilayah Bali dan Nusa Tenggara, Kupang diprakirakan cerah berawan, Mataram berawan, sedangkan Denpasar berawan tebal.
Sementara itu, di Sulawesi, Gorontalo diprakirakan cerah berawan. Manado, Kendari, dan Makassar berpotensi berawan tebal, sedangkan Palu dan Mamuju diprakirakan diguyur hujan ringan.
Di kawasan Maluku dan Maluku Utara, Ternate berpotensi mengalami hujan disertai petir. Ambon diprakirakan diguyur hujan ringan.
Adapun di Papua, Sorong diprakirakan mengalami udara kabur. Jayapura dan Merauke berawan, Manokwari berawan tebal, sedangkan Nabire dan Jayawijaya berpotensi diguyur hujan ringan.
BMKG juga mengeluarkan peringatan dini terhadap potensi hujan lebat hingga sangat lebat di Sulawesi Selatan, Maluku, dan Papua.
Selain itu, BMKG memantau keberadaan Bibit Siklon Tropis 97W di Samudera Pasifik sebelah utara Papua. Sistem cuaca tersebut diperkirakan dapat meningkatkan pembentukan awan hujan di wilayah Papua dan sekitarnya sehingga masyarakat diminta terus memantau pembaruan informasi cuaca resmi dari BMKG.