Nara Kupu Village Jadi Laboratorium Pertanian Modern, Mahasiswa IPB Jalani Magang Enam Bulan


  • Senin, 13 Juli 2026 | 12:00
  • | News
 Nara Kupu Village Jadi Laboratorium Pertanian Modern, Mahasiswa IPB Jalani Magang Enam Bulan Mahasiswa IPB menjalani program magang selama enam bulan di Nara Kupu Village, Depok. (Foto-Foto: Dok. NKV)

SAWANGAN, DEPOK, ARAHKITA.COM – Belajar pertanian tidak lagi cukup hanya dari ruang kelas. Mahasiswa juga membutuhkan pengalaman langsung agar mampu memahami tantangan dunia agrikultur yang terus berkembang.

Berangkat dari kebutuhan tersebut, Nara Kupu Village (NKV) kembali membuka ruang kolaborasi dengan dunia pendidikan melalui program magang bagi mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB) selama enam bulan.

Program Praktik Kerja Lapangan (PKL) ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan dunia industri dalam mencetak sumber daya manusia pertanian yang kompeten, inovatif, sekaligus siap menghadapi tantangan sektor pangan di masa depan.

Selama enam bulan, mahasiswa akan terlibat langsung dalam berbagai aktivitas di kawasan agroedukasi Nara Kupu Village. Mulai dari budidaya pertanian organik, pengelolaan hidroponik berbasis teknologi NFT dan DFT, peternakan, pengembangan agrowisata edukatif, hingga manajemen bisnis pertanian.

Pendekatan tersebut dirancang agar mahasiswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu mengintegrasikan ilmu yang diperoleh di kampus dengan praktik nyata di lapangan.

Manager Nara Kupu Village, Yosep Permana, mengatakan NKV dibangun bukan sekadar sebagai kawasan produksi pertanian, melainkan juga sebagai laboratorium pembelajaran terbuka bagi generasi muda.

"Nara Kupu Village dibangun sebagai laboratorium pembelajaran terbuka. Kami ingin mahasiswa memperoleh pengalaman nyata mengenai pertanian, mulai dari perencanaan, produksi, inovasi teknologi, hingga pemasaran hasil pertanian. Kehadiran mahasiswa IPB diharapkan menjadi ruang kolaborasi yang melahirkan inovasi sekaligus memperkuat regenerasi petani Indonesia," ujarnya.

Jadi Ruang Kolaborasi dan Inovasi Pertanian

Komitmen tersebut diperkuat melalui berbagai pengembangan yang telah dilakukan NKV dalam beberapa tahun terakhir. Kawasan ini mengembangkan sistem hidroponik modern, pertanian organik, peternakan terpadu, edukasi masyarakat, pemberdayaan lingkungan, hingga konsep agrowisata yang memadukan pembelajaran, produksi, dan kewirausahaan.

Selain itu, NKV juga terus mengembangkan model urban digital farming sebagai salah satu kekuatan dalam mendukung pertanian modern yang lebih efisien dan berkelanjutan.

IMG_202607131113511735

Pemilik Nara Kupu Village, Rayhan Christian Siego, menilai investasi terbaik tidak hanya diwujudkan melalui pembangunan infrastruktur, tetapi juga melalui pengembangan kualitas sumber daya manusia.

"Kami membuka ruang seluas-luasnya bagi mahasiswa untuk belajar, bereksperimen, dan berkontribusi. Kolaborasi dengan perguruan tinggi merupakan investasi jangka panjang dalam menciptakan inovasi pertanian yang berkelanjutan sekaligus menyiapkan pemimpin-pemimpin muda di sektor pangan Indonesia," katanya.

Menyiapkan Pemimpin Muda Sektor Pangan

Senada dengan itu, Pembina Nara Kupu Village, Fransiscus Go, menegaskan bahwa pendidikan akan memberikan dampak lebih besar ketika dipadukan dengan pengalaman nyata di lapangan.

"Mahasiswa membutuhkan ekosistem yang mampu menghubungkan ilmu pengetahuan dengan implementasi. Nara Kupu Village hadir sebagai tempat belajar yang mendorong lahirnya inovasi, karakter kepemimpinan, serta semangat kewirausahaan di bidang pertanian yang berorientasi pada keberlanjutan," ungkapnya.

Melalui program magang ini, Nara Kupu Village berharap dapat terus memperkuat perannya sebagai pusat edukasi pertanian modern sekaligus menjadi mitra strategis perguruan tinggi dalam mencetak lulusan yang adaptif, profesional, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi ketahanan pangan nasional serta pengembangan pertanian berkelanjutan di Indonesia.

Tentang Nara Kupu Village

Nara Kupu Village merupakan destinasi edu-farm yang menggabungkan pertanian organik, konsep farm-to-table, kepedulian terhadap lingkungan, serta pengalaman belajar yang dekat dengan alam. Pengunjung tidak hanya menikmati suasana hijau, tetapi juga diajak memahami perjalanan pangan, mulai dari proses budidaya di kebun hingga tersaji di meja makan.

Melalui beragam program edukasi yang interaktif, Nara Kupu Village menghadirkan pengalaman belajar yang menyenangkan, bermakna, dan relevan bagi anak-anak, mahasiswa, keluarga, hingga masyarakat umum.

Editor : Farida Denura

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

News Terbaru