Ketiga Kalinya, Tidore Raih Penghargaan sebagai Kota Peduli HAM dari Kemkumham


  • Selasa, 10 Desember 2019 | 18:30
  • | News
 Ketiga Kalinya, Tidore Raih Penghargaan sebagai Kota Peduli HAM dari Kemkumham Menkumham Prof. Yasonna Hamonangan Laoly menyerahkan langsung penghargaan dan terima oleh Wali Kota Tidore Capt.Ali Ibrahim, Selasa (10/12/2019). (Arahkita/Apriyanto Daud)

TIDORE, ARAHKITA.COM - Pemerintah Kota Tidore Kepulauan kembali mendapatkan penghargaan dari Kementerian Hukum dan HAM (Kemkumham) sebagai Kota Peduli Hak Asasi Manusia yang ke tiga (3) kalinya pada kegiatan peringatan Hari HAM Sedunia ke-71 tahun 2019 yang diselenggrakan di Kota Bandung Provinsi Jawa Barat, tepatnya di Gedung Merdeka yang diserahkan langsung oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Prof. Yasonna Hamonangan Laoly, SH, MSc., PhD dan terima oleh Wali Kota Tidore Capt.Ali Ibrahim, Selasa (10/12/2019).

Kota Tidore masuk dalam kriteria daerah Kabupaten/ Kota peduli hak asasi manusia, yang diatur dalam peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Nomor 34 Tahun 2016. Dimana pada peringantan hari HAM sedunia ini mengambil tema" Pelayanan Publik yang Berkeadilan".

Dalam penganugrahan penghargaan hanya 22 Provinsi di Indonesia yang mendapatkan penganugrahan piagam penghargaan tahun 2018. Sementara untuk Provinsi Maluku Utara tidak termasuk dalam 22 Provinsi yang mendapatkan penganugrahan penghargaan pada peringatan hari HAM sedunia tersebut, Dan hanya ada dua (2) Kota dan satu (1) Kabupaten di Provinsi Maluku Utara yang mendapatkan penganugrahan penghargaan dari Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia tahun 2018, yakni, Kota Tidore Kepulauan, Kota Ternate dan Kabupaten Pulau Morotai.

Usai menerima penghargaan, Ali juga berharap agar masyarakat senantiasa memberikan doa keselamatan agar proses pemerintahan dibawa kepemimpinannya bersama wakilnya berjalan lancar dan baik. Serta meminta kepada seluruh SKPD untuk bisa meningkatkan pelayanan publik.

"Saya ingin menyampaikan kepada seluruh Masyarakat Kota Tidore agar tetap mohon doanya agar proses pemerintahan Ali Ibrahim dan Muhammad Sinen dapat berjalan dengan baik," lanjutnya.

Kata Ali hingga saat ini pasca momentum Pilgub, Pilpres dan Pileg hingga saat ini Tidore terpantau aman dan kondusif. Ia pun menyampaikan ucapan terima kasih kepada masyarakat, yang telah bersama-sama membangun kondusifitas Kota Tidore.

"Terima kasih kepada pihak Kesultanan, Pak Dandim, Pak Kapolres, Pak Kejari dan jajaran. Serta masyarakat Kota Tidore sehingga kita bisa lihat bersama wilayah Kota Tidore aman dan kondusif," pungkasnya.

Sementara Kepala Bagian Hukum dan HAM Setda Kota Tidore Kepulauan Ny.Bonita Manggis mengatakan bahwa penerapan Hukum dan Hak Asasi Manusia di Kota Tidore Kepulauan terbukti atas diberikannya piagam penghargaan oleh Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia yang diterima langsung oleh Wali Kota Tidore Kepulauan Capt.Ali Ibrahim.

Editor : Farida Denura

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

News Terbaru