Loading
Presiden Jokowi meresmikan tiga jembatan di Jawa Tengah (2/1). (Foto: Foto: Rusman)
BANYUMAS, ARAHKITA.COM - Presiden Joko Widodo meresmikan tiga jembatan di Jawa Tengah (2/1/2024), yakni Jembatan Tajum Margasana yang berada di Kabupaten Banyumas, Jembatan Tajum Karangbawang di Kabupaten Banyumas dan Jembatan Jurug B Surakarta-Karanganyar di Kota Surakarta.
Liani, salah satu warga setempat sangat mengapresiasi kehadiran Jembatan Tajum Margasana. “Alhamdulillah adanya jembatan ini menjadi lancar, lebih enak buat perjalanan,” ucapnya.
Liani mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Kepala Negara yang telah hadir di daerahnya. “(Nunggu) dari jam satu, alhamdulillah (bertemu Presiden), terima kasih sudah datang ke sini,” tuturnya.
Dean, pemuda asli Desa Margasana juga turut mengapresiasi kehadiran Jembatan Tajum Margasana yang telah menggantikan jembatan sebelumnya. Dean menilai jembatan baru tersebut menjadikan daerah tempat tinggalnya lebih bagus.
“Bagus pak soalnya kan jembatan yang ini sudah lama banget, jadi setelah adanya jembatan baru lebih bagus lagi Desa Margasana ini,” ujarnya.
Warga lainnya, Lastri berharap agar kehadiran ketiga jembatan baru tersebut dapat meningkatkan mobilitas orang maupun barang terutama untuk kegiatan perdagangan. “Semoga membuat jalan lebih lancar dan bisa buat perdagangan lancar,” tuturnya.
Dalam kunjungannya, Presiden juga meninjau saluran irigasi dan kegiatan tanam padi yang sedang dilakukan para petani di Kecamatan Kalibagor, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.
"Saya hendak memastikan para petani telah melakukan proses tanam padi pada awal Januari 2024," cuit Presiden lewat jagad X.
"Bulan Desember kemarin kita tanam padi di areal 1,4 juta hektare, Januari 1,7 juta hektare, kemudian Februari 1,4 hektare, sehingga diharapkan ada peningkatan produksi beras kita di masa panen bulan Maret-April yang akan datang. Saya juga memastikan bahwa saat ini pembelian pupuk untuk petani telah dipermudah dengan menggunakan KTP. Untuk menghadapi masa panen, pemerintah telah mempersiapkan 1,7 juta ton pupuk," tulis Jokowi.