Jelang Pemilu 2024, Desa Waipa’ar Belum Ada Jaringan Internet dan Listrik


  • Kamis, 01 Februari 2024 | 10:02
  • | News
 Jelang Pemilu 2024, Desa Waipa’ar Belum Ada Jaringan Internet dan Listrik

MAUMERE, ARAHKITA.COM –  Warga Desa Waipa’ar, Kecamatan Talibura, Kabupaten Sikka mengeluh. Pasalnya Pemilu yang akan berlangsung Rabu 14 Februari 2024 itu mengaku sedih karena kondisi di Desa Waipa'ar belum memiliki jaringan internet dan jaringan listrik dan akses jalan pun rusak parah. Padahal segala macam persiapan dalam rangka menyongsong pesta demokrasi lima tahunan ini sudah mulai dilakukan baik dari tingkat pusat hingga di daerah termasuk di Desa Waipa'ar.

Pantauan media ini, pihak penyelenggara telah melakukan simulasi untuk pencoblosan dengan melibatkan para pihak agar saat pencoblosan pada tanggal (14/2/2024) mendatang tidak ada kendala bagi para peserta pemilu.

Marianus Dare, Penjabat Desa Waipa’ar kepada media ini  menjelaskan sekitar sembilan kilometer akses  jalan menuju ke desa Waipa'ar kondisinya rusak parah dan  tidak bisa dilalui kendaraan roda empat.

Dikatakan Marianus kondisi jalan tersebut bisa dilalui oleh kendaraan roda dua itupun harus berhati hati karena kondisinya jalan rusak parah apalagi kalau musim hujan beberapa titik jalan tersebut berlumpur dan tentu tidak bisa dilewati oleh kendaraan roda dua.

Marianus kwartir, pendistribusian logistik pemilu ke Desanya terhambat karena kendaraan tidak bisa melintas sehingga membutuhkan biaya untuk jasa pikul logistik dan pengaman kotak suara seperti terpal dan mantel.

"Saya khawatir, pada saat jadwal pendistribusian logistik ke Desa Waipaar kemudian hujan angin, jelas kendaraan tidak bisa lewat, harus sewa lagi orang untuk pikul  kotak suara dan alat pengaman seperti terpal dan mantel," ungkap Marianus kepada media ini Rabu (31/1 2024).

Selain itu, di Desa Waipa’ar belum ada jaringan listrik sehingga membutuhkan Genset bahan bakar untuk mengantisipasi perhitungan suara hingga larut malam.

"Di Desa tidak ada listrik sehingga antisipasinya penyelengaraan harus siapkan genset dan bahan bakar antsipasi perhitungan suara hingga malam," terangnya.

Marianus berharap kepada pihak penyelengara agar dapat mengantisipasi kondisi tersebut sehingga kegiatan pemilihan umum dapat berjalan dengan aman dan lancar sesuai yang diharapkan.

Editor : Farida Denura
Reporter : VJ Chabarezy Jr

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

News Terbaru