Indonesia Open 2025: Ganda Campuran Tersingkir, Harapan Kini di Ganda Putra


 Indonesia Open 2025: Ganda Campuran Tersingkir, Harapan Kini di Ganda Putra Ganda campuran Indonesia Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil saat babak 16 besar turnamen bulu tangkis BWF World Tour Super 1000 Kapal Api Indonesia Open 2025 di Istora Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis (5/6/2025). ANTARA/HO-PBSI/pri. (ANTARA/HO-PBSI)

JAKARTA, ARAHKITA.COM - Langkah sektor ganda campuran Indonesia resmi terhenti di ajang BWF World Tour Super 1000 Indonesia Open 2025. Pasangan Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil harus mengakui keunggulan wakil Prancis, Thom Gicquel/Delphine Delrue, pada laga perempat final yang berlangsung di Istora Senayan, Jakarta, Jumat (6/6/2025).

Adnan/Indah kalah dalam dua gim langsung dengan skor 11-21, 21-23. Permainan agresif yang ditampilkan lawan sejak awal membuat pasangan peringkat 32 dunia itu kesulitan berkembang.

“Hari ini kami terus berada dalam tekanan. Mereka tampil sangat menekan dan kami tidak berhasil keluar dari situasi itu,” ungkap Adnan usai pertandingan.

Pada gim kedua, Adnan/Indah sempat memberikan perlawanan dan hampir memaksakan rubber game. Namun, kesalahan di poin-poin krusial membuat peluang itu menguap.

“Saat poin-poin penting kami justru kurang tenang. Kami terlalu terburu-buru mengambil keputusan dan akhirnya kehilangan kendali permainan,” tambah Indah.

Meskipun kecewa, pasangan muda ini menyadari pentingnya evaluasi menyeluruh, terutama dari segi mental dan konsistensi permainan, untuk tampil lebih kompetitif di turnamen level atas.

“Kami sadar masih banyak yang harus diperbaiki, terutama soal fokus dan mengurangi kesalahan sendiri. Ke depan, kami harus lebih siap,” tegas Adnan.

Sektor Lain Juga Gugur

Kekalahan Adnan/Indah menambah daftar wakil tuan rumah yang tersingkir dari Indonesia Open 2025. Sebelumnya, Putri Kusuma Wardani (tunggal putri) juga harus angkat koper usai kalah dari unggulan ketiga asal Jepang, Akane Yamaguchi, dengan skor tipis 19-21, 20-22.

Di sektor ganda putri, Febriana Dwipuji Kusuma/Amalia Cahaya Pratiwi gagal melanjutkan langkah mereka usai takluk dari pasangan Korea Selatan, Baek Ha Na/Lee So Hee, dengan skor 21-18, 16-21, 7-21.

Hingga saat ini, Indonesia sudah kehilangan seluruh wakil di sektor tunggal putra, tunggal putri, ganda putri, dan ganda campuran.

Harapan Tersisa di Ganda Putra

Kini harapan Merah Putih bertumpu pada dua wakil di sektor ganda putra, yang akan berlaga pada Sabtu (7/6/2025). Pasangan unggulan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto akan berhadapan dengan duo China, Huang Di/Liu Yang. Sementara itu, pasangan Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani dijadwalkan menantang unggulan pertama asal Malaysia, Goh Sze Fei/Nur Izzuddin.

Dengan dukungan penuh publik Istora, para penggemar bulu tangkis berharap ganda putra bisa menyelamatkan muka tuan rumah dan terus melaju di turnamen bergengsi ini.

Editor : Farida Denura

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Olahraga Terbaru