Loading
Pembalap Ducati Lenovo Team Marc Marquez. (Antara)
JAKARTA, ARAHKITA.COM – Pembalap Ducati Lenovo, Marc Marquez, mulai memberi sinyal kuat bahwa akhir perjalanan kariernya di MotoGP tidak lagi terlalu jauh. Juara dunia tujuh kali itu mengakui kondisi fisiknya kini menjadi faktor utama dalam mempertimbangkan keputusan pensiun.
Dalam laporan media Spanyol La Sexta pada Rabu (7/1/2026), Marquez secara terbuka berbicara mengenai dilema terberat yang dihadapi seorang atlet profesional, yakni menentukan waktu yang tepat untuk berhenti berlaga.
“Pikiran terberat seorang atlet adalah mengetahui kapan dan bagaimana harus pensiun, serta berapa lama masih mampu bertanding. Saya sudah siap memahami bahwa pensiun itu akan datang dalam waktu dekat, karena tubuh saya kini menekan lebih keras dibandingkan keinginan saya,” ujar Marc Marquez.
Pembalap berusia 32 tahun asal Catalunya tersebut memang dikenal kerap bergulat dengan cedera serius sepanjang kariernya. Cedera teranyar dialaminya saat tampil di MotoGP Mandalika musim 2025, di mana Marquez mengalami masalah pada bagian bahu.
Akibat cedera tersebut, Marquez memutuskan untuk mengakhiri lebih cepat musim balap 2025 dan fokus menjalani pemulihan agar kondisinya tidak semakin memburuk.
Riwayat cedera parah pada tangan yang dialaminya sejak 2020 juga disebut-sebut memberi dampak besar terhadap performa dan konsistensinya di lintasan. Meski masih menyandang status sebagai salah satu legenda MotoGP, kebugaran fisik Marquez tak lagi berada di level ideal untuk bersaing di papan atas secara berkelanjutan.
Saat ini, masa depan kakak dari Alex Marquez itu terus menjadi bahan perbincangan, mengingat kontraknya bersama Ducati Lenovo masih berlaku hingga akhir musim 2026.
Dalam waktu dekat, Marc Marquez dijadwalkan mengikuti rangkaian tes pramusim MotoGP 2026 di Sepang pada 3–5 Februari, sebelum melanjutkan uji coba di Buriram, Thailand, pada 21–22 Februari mendatang.