Loading
Pelatih Newcastle United, Eddie Howe (kiri) merayakan kemenangan 2-1 kontra Tottenham Hotspur. (Newcastle)
JAKARTA, ARAHKITA.COM – Pelatih Newcastle United, Eddie Howe, mengaku laga melawan Tottenham Hotspur di lanjutan Liga Inggris 2025/2026 terasa tidak biasa. Meski timnya akhirnya meraih kemenangan 2-1, Howe menilai pertandingan berjalan dengan dinamika yang sulit diprediksi.
Bermain di Stadion Tottenham Hotspur, London, Rabu dini hari WIB, Newcastle sukses mencuri tiga poin dari tuan rumah. Namun menurut Howe, momen gol penyeimbang Spurs sempat membuat situasi berubah.
“Pertandingan ini terasa aneh karena saya rasa kami tidak layak berada dalam posisi imbang ketika Tottenham mencetak gol penyama,” ujar Howe seperti dikutip dari laman resmi klub.
Newcastle lebih dulu membuka keunggulan menjelang turun minum lewat gol Malick Thiaw pada menit ke-45+5. Keunggulan tersebut membuat The Magpies tampil percaya diri memasuki babak kedua.
Namun Spurs mampu menyamakan skor melalui Archie Gray pada menit ke-64. Situasi sempat menekan Newcastle, sebelum akhirnya Jacob Ramsey muncul sebagai penentu kemenangan hanya empat menit berselang.
Gol Ramsey memastikan kemenangan 2-1 bagi tim tamu sekaligus membungkam publik London.
Howe secara khusus memberikan apresiasi terhadap performa Ramsey. Menurutnya, gelandang tersebut menunjukkan kualitas teknik yang tinggi sepanjang pertandingan.
“Gol Jacob Ramsey lahir dari teknik yang sangat bagus. Secara keseluruhan dia bermain luar biasa,” kata Howe.
Tak hanya Ramsey, Howe juga memuji kontribusi Joe Willock dan Bruno Guimaraes di lini tengah. Ia menilai ketiganya tampil dominan secara fisik dan mampu mengontrol jalannya permainan.
“Secara fisik mereka sangat kuat. Joe bermain baik, Bruno juga tampil apik. Saya sangat senang dengan performa mereka,” tambahnya.
Berkat kemenangan ini, Newcastle kini berada di peringkat ke-10 klasemen sementara Liga Inggris 2025/2026 dengan koleksi 36 poin dari 26 pertandingan.
Sebaliknya, Tottenham semakin tertekan di papan bawah. Spurs turun ke posisi ke-16 dengan 29 poin dari jumlah laga yang sama. Mereka kini hanya terpaut lima angka dari West Ham United yang berada di zona degradasi.
Situasi ini membuat tekanan terhadap Tottenham semakin besar, sementara Newcastle perlahan menjaga asa untuk menembus papan atas.