Loading
Penyerang Arsenal Kai Havertz melepaskan tendangan penalti yang berbuah menjadi gol pada pertandingan leg pertama babak 16 besar Liga Champions menghadapi Bayer Leverkusen di Stadion BayArena, Leverkusen, Rabu (11/3/2026) waktu setempat. (uefa.com)
JAKARTA, ARAHKITA.COM - Pertandingan sengit tersaji pada leg pertama babak 16 besar UEFA Champions League ketika Arsenal bermain imbang 1-1 melawan Bayer Leverkusen di BayArena, Jerman, Rabu (11/3/2026) waktu setempat.
Gol penalti dari Kai Havertz pada menit-menit akhir menjadi penyelamat Arsenal setelah sebelumnya tertinggal lebih dulu oleh tuan rumah.
Hasil ini membuat kedua tim masih memiliki peluang yang sama untuk melaju ke perempat final. Penentuan akan terjadi pada leg kedua yang dijadwalkan berlangsung di markas Arsenal pada 17 Maret mendatang.
Sejak peluit awal dibunyikan, Arsenal langsung mengambil inisiatif menyerang. Tim berjuluk The Gunners mencoba menekan pertahanan Leverkusen lewat penguasaan bola dan serangan dari sisi sayap.
Salah satu peluang terbaik datang dari Gabriel Martinelli yang melepaskan tembakan keras. Namun bola hanya membentur mistar gawang sehingga peluang tersebut gagal menjadi gol.
Di sisi lain, Leverkusen lebih mengandalkan serangan balik cepat. Meski beberapa kali mencoba mengancam, kedua tim tidak mampu memecah kebuntuan hingga babak pertama berakhir dengan skor 0-0.
Memasuki babak kedua, tuan rumah langsung membuat kejutan. Baru satu menit laga berjalan, gelandang Robert Andrich berhasil mencetak gol melalui sundulan yang tidak mampu dihentikan kiper Arsenal.
Gol tersebut membuat Leverkusen unggul 1-0 dan memaksa Arsenal bermain lebih agresif untuk mengejar ketertinggalan.
Arsenal mencoba membalas melalui sejumlah peluang, termasuk sundulan dari Piero Hincapié yang masih melenceng dari sasaran.
Upaya Arsenal akhirnya membuahkan hasil menjelang akhir pertandingan. Wasit menunjuk titik putih setelah pemain Leverkusen Malik Tillman dianggap melakukan pelanggaran di dalam kotak penalti.
Havertz yang dipercaya sebagai algojo menjalankan tugasnya dengan sempurna. Tendangannya tak mampu dihentikan kiper Leverkusen Janis Blaswich dan membuat skor berubah menjadi 1-1 pada menit ke-89.
“Gol penalti itu sangat penting bagi kami. Setidaknya kami pulang dengan hasil imbang dan peluang masih terbuka di leg kedua,” ujar Havertz seperti dikutip dari laporan resmi UEFA.
Pada sisa waktu pertandingan, Arsenal mencoba menekan untuk mencari gol kemenangan. Namun pertahanan Leverkusen mampu bertahan hingga peluit akhir berbunyi.
Hasil imbang ini membuat duel kedua tim masih terbuka lebar. Pemenang akan ditentukan pada leg kedua yang diprediksi berlangsung sama sengitnya.