Loading
Pebulu tangkis tim Uber Indonesia Putri Kusuma Wardhani saat tampil di Thomas & Uber Cup 2026 yang berlangsung di Forum Horsens, Horsens, Denmark, Sabtu (25/04/2026). (ANTARA/HO-PBSI)
JAKARTA, ARAHKITA.COM – Langkah tim bulu tangkis putri Indonesia di semifinal Uber Cup 2026 belum berjalan mulus. Tunggal putri andalan, Putri Kusuma Wardani, harus mengakui keunggulan pebulu tangkis nomor satu dunia asal Korea Selatan, An Se Young, dalam pertandingan yang berlangsung di Forum Horsens, Sabtu (2/5/2026).
Putri KW kalah dalam dua gim langsung dengan skor 19-21 dan 5-21. Hasil ini membuat Indonesia sementara tertinggal 0-1 dari Korea Selatan dalam perebutan tiket final Uber Cup 2026.
Gim Pertama: Duel Ketat, Putri KW Sempat Imbangi Permainan
Sejak awal pertandingan, Putri tampil cukup percaya diri dengan meladeni permainan terbuka yang diterapkan An Se Young. Skor sempat berjalan ketat hingga imbang 10-10.
Namun, memasuki pertengahan gim, tekanan mulai datang dari An. Variasi pukulan dan kontrol ritme yang rapi membuat Putri kesulitan mengejar ketertinggalan. Gim pertama akhirnya ditutup dengan kemenangan An Se Young 21-19.
Putri pun mengakui bahwa di gim pertama, ia masih mampu mengimbangi permainan lawan.
“Di gim pertama saya cukup puas karena bisa mengimbangi permainan An Se Young. Dia pintar mengatur ritme dan bola atasnya sangat menekan,” ujar Putri.
Gim Kedua: Momentum Hilang, Putri KW Kesulitan
Memasuki gim kedua, situasi berubah drastis. Putri terlihat kehilangan ritme dan beberapa kali melakukan kesalahan sendiri.Sementara itu, An Se Young justru semakin dominan. Ia bahkan mencatatkan sembilan poin beruntun hingga unggul jauh 16-3.
Dengan jarak poin yang terlalu lebar, Putri kesulitan bangkit dan akhirnya menyerah dengan skor telak 5-21.
Putri mengungkapkan bahwa perubahan tempo permainan dari An menjadi faktor utama yang membuatnya kesulitan.
“Di gim kedua, tempo permainan berubah. An Se Young sudah membaca pola permainan saya sejak awal, bahkan dari bola pertama. Pukulannya juga semakin aman,” tambahnya.
Indonesia Masih Punya Peluang
Meski tertinggal 0-1, peluang Indonesia untuk membalikkan keadaan masih terbuka. Tim Uber Indonesia masih memiliki sejumlah wakil di partai berikutnya yang berpotensi menyamakan kedudukan.
Pertandingan semifinal Uber Cup 2026 ini pun dipastikan masih akan berlangsung sengit hingga partai terakhir.